SIWALIMA.id > Berita
Hukum | Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 13:59 WIT
Polsek KPYS Ambon Sita 2.464 Liter Miras

AMBON, Siwalima.id - Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon terus meng­intensifkan razia minuman keras (miras) tradisional melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Sepanjang Juli hingga September 2026, aparat kepolisian mencatat total 2.464 liter miras tradisional yang diamankan.

Kapolsek KPYS Ambon, Iptu Gio­vani Toffy, menegaskan, razia miras tradisional terus dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian men­jaga keamanan dan ketertiban mas­ya­rakat (kamtibmas), terutama di ka­wasan pelabuhan yang menjadi salah satu pintu keluar-masuk orang dan barang.

Menurutnya, peredaran dan kon­sumsi minuman keras menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas. Karena itu, pengawasan dan penindakan terha­dap peredaran miras tradisional terus ditingkatkan.

"Pemusnahan ini merupakan lang­kah tegas dalam upaya Polsek un­tuk mengurangi potensi gang­guan yang ditimbulkan oleh kon­sum­si minuman keras ilegal," tandas Toffy.

Berdasarkan data KRYD sweeping miras tradisional, pada Juli 2026, Polsek KPYS mengamankan seba­nyak 1.154 liter miras. Jumlah ter­sebut kemudian tercatat sebanyak 965 liter pada Agustus, sebelum kembali menurun menjadi 345 liter pada September.

Secara keseluruhan, jumlah miras tra­disional yang diamankan selama tiga bulan tersebut mencapai 2.464 liter. Data ini menunjukkan adanya penurunan jumlah miras yang diamankan dari bulan ke bulan, meski angka tersebut belum dapat dijadikan ukuran tunggal untuk menilai tingkat peredaran miras di wilayah hukum Polsek KPYS.

Toffy menegaskan, kegiatan swee­ping dan penindakan akan terus dilakukan sebagai bagian dari lang­kah preventif dan penegakan hukum guna menekan potensi gangguan keamanan yang berkaitan dengan minuman keras.

"Kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui ada­nya aktivitas peredaran miras ilegal, sehingga upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif dapat berjalan maksimal," tandas­nya.(S-10)

BERITA TERKAIT