AMBON, Siwalimanews – Kendati GuÂberÂnur Maluku, HenÂdrik LeweriÂssa telah memerinÂtahÂkan agar TunjaÂngan
Sekretaris Daerah Maluku, Sadli Ie meÂngatakan, pembayaÂran TPP untuk guru di lingkungan PemerinÂtah Provinsi Maluku diÂlakukan setahun seÂkali dan berbeda deÂngan ASN umumÂnya.
âUntuk guru meÂmang kita biasanya dilakuÂkan setahun seÂkali, jadi sementara diproÂses,â ujar Sekda kepaÂda wartawan di Kantor Gubernur, Selasa (29/4).
Dikatakan, apa yang menjadi perintah Gubernur terkait dengan pembayaran TPP guru tentu akan di tindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Dari sisi anggaran, Sekda meÂngaku, tidak ada masalah sebab Pemerintah Provinsi telah mengÂalokasikan anggaran yang diperunÂtukkan bagi TPP guru.
Namun pembayarannya tidak dapat dilakukan secara keseluruÂhan, yakni 16 bulan tetapi akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
âAnggarannya ada dan sudah bisa bayar, tapi belum semua mungkin 6 atau 7 bulan nanti sisaÂnya kita bayar lagi sesuai kemampuan keuangan daerah,â ucap Sekda.
Sekda memastikan mekanisme pencairan keuangan daerah untuk TPP cukup panjang termasuk verifikasi oleh BKD, sehingga para guru harus bersabar.
âKita segera bayar, tinggal diinput masuk karena anggaran ini ada proses dan harus verifikasi oleh BKD jadi kita mohon bersabar,â tandasnya.
Segera Bayar
Pelaksana tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku akan segera menindaklajuti perinÂtah Gubernur untuk membayar Tunjangan Tambahan PenghasiÂlan Pegawai (TPP) guru.
Pasalnya, selama 16 bulan seÂjak tahun 2024 lalu TPP guru belum dibayarkan Pemerintah ProÂvinsi Maluku, alhasilnya gubernur memerintah agar segera dibayarÂkan.
Kepala BPKAD, Rudi Waras menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti perintah Gubernur Maluku.
Kata Rudi, cepat atau lambat pembayaran TPP dilakukan setelah BKD menyelesaikan semua administrasi yang dibutuhkan.
âKami akan membayar setelah seluruh administrasi dipenuhi. Itu perintah dan kami akan bayar,â jelas Rudi kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (15/4).
Terkait dengan jumlah total anggaran yang harus dibayar, Rudi memastikan jumlah anggaran TPP masih dihitung. âTPP kan harus dihitung dulu jadi nanti baru kita sampaikan lagi,â ujarnya.(S-20)