SIWALIMA.id > Berita
Daerah , Headline | Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 14:31 WIT
Pemuda SBT Minta Kejati Usut Temuan BPK 1,6 Miliar

AMBON, Siwalima.id - Sejumlah pemuda yang terga­bung dalam aliansi Koalisi Masya­rakat Peduli Integritas dan Trans­pa­ransi, menggelar demo di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Senin (26/10).

Demo tersebut bertu­juan untuk meminta korps Adhyaksa Maluku meng­usut temuan BPK terkait ang­garan Rp1.650.000. 000 yang dinilai tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Koordinator lapangan aksi demo, Reno Sowakil mendesak agar Kejati Ma­luku segera mengusut te­muan tersebut. Sebab ma­sih ada temuan lain dari BPK yang diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan para pendemo dian­ta­ranya, mendesak Kejati Maluku me­meriksa anggaran BBM sebe­sar Rp287.500.000,00 dilingkup Peme­rintah Kabupaten Seram Bagian Timur.

Selain anggaran BBM, para pen­demo juga mendesak agar Kejati me­ngusut anggaran perjalanan Dinas Sekretaris Daerah SBT, Achmad Quadri Amahoru. 

“Kami meminta pihak berwe­nang dalam hal ini Kejaksaan Ti­nggi Ma­luku agar menindaklanjuti aspirasi ini secara profesional, objektif dan transparan,” pinta Korlap.

Sementara menurut orator lain, pengelolaan anggaran di daerah sudah tentu harus mampu dipertanggungjawabkan. Sementara fakta yang terjadi, pengelolaan aset dan anggaran daerah di Pemkab SBT dinilai tidak transparan sehingga pertanggungjawabannya diduga asal-asalan.

“Kami menegaskan bahwa setiap pengelolaan anggaran daerah wajib dipertanggun­gja­wab­­kan sesuai peraturan perun­dang-undangan. Oleh karena itu, kami menyampaikan tuntutan ini karena seyogianya ada temuan BPK terhadap pe­-ng­elolaan aset maupun angga­ran daerah, “pinta pendemo. 

Sekitar 30 menit berorasi, para pendemo kemudian ditemui perwakilan Kejati Maluku, Ardy mengatakan, apa yang menjadi aspirasi para pendemo akan disampaikan ke pimpinan. (S-29)

BERITA TERKAIT