SIWALIMA.id > Berita
Hukum | Jumat, 6 November 2026 pukul 11:54 WIT
Kapolda Janji Semua Anggota Bakal Jalani Tes Urine

AMBON, Siwalima.id - Kapolda Maluku, Irjen Suwondo Nainggolan me­negaskan komitmen­nya untuk terus menabuh gendang perang terha­dap narkoba di bumi raja-raja ini.

Salah satu upaya ka­polda untuk pemberan­ta­san narkoba adalah me­la­kukan pengawasan ter­hadap personel kepoli­sian, dimana akan dila­kukan tes urine secara berkala terhadap seluruh anggota Polda Maluku. 

“Bagi personel yang belum jalani pemerik­sa­an, akan kita telusuri dan diminta untuk mengikuti tes,” ucap kapolda dalam kegiatan Mangente Kam­tibmas Bersama Pemu­da Kudamati di Gereja Rehoboth, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (4/11).

Selain itu kata kapolda, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, serta TNI, untuk mem­perkuat pengawasan dan men­cegah masuknya narkotika ke wilayah Maluku.

Pasalnya, pemberantasan nar­koba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar generasi muda terlindungi dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Ini merupakan komitmen saya memberantas narkoba di Maluku sekaligus membangun kepolisian yang terbuka, profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucap kapolda.

Sementara terkait profesionali­sme anggota, kapolda menegas­kan, seluruh personel wajib ber­sikap objektif dan tidak memihak dalam menangani persoalan maupun konflik sosial.

Jika terdapat anggota yang terbukti melakukan keberpihakan, yang bersangkutan akan diproses sesuai ketentuan hukum, disiplin dan kode etik kepolisian.

“Saya minta Kapolsek Nusaniwe mempertahankan program positif yang telah berjalan serta mening­katkan kualitas pelayanan dan kinerja,” pinta kapolda.

Dalam pertemuan itu, masya­rakat juga menyampaikan berba­gai aspirasi, selain profesiona­lis­me anggota Polri, pemberantasan narkoba juga pembinaan generasi muda, hingga keluhan mengenai pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Perwakilan Jemaat GPM Re­hoboth menyampaikan keluhan mengenai proses ujian SIM yang dinilai masih menghadapi kendala. Mereka juga menyinggung dugaan praktik percaloan yang menawar­kan kemudahan pengurusan SIM melalui jalur tidak resmi dengan biaya lebih besar.

Menanggapi hal tersebut, ka­polda memastikan akan meng­evaluasi pelayanan penerbitan SIM di jajaran Satlantas, sebab seluruh proses penerbitan SIM harus ber­langsung transparan dan sesuai prosedur. “Praktik percaloan maupun pu­ngutan liar tidak boleh terjadi dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegas kapolda.

Dalam dialog tersebut, masya­rakat juga meminta dukungan kepolisian terhadap pengemba­ngan bakat generasi muda, khu­sus­nya di bidang seni dan tarik suara.

Kapolda menyambut baik aspi­rasi tersebut dan menyatakan du­kungannya terhadap kegiatan po­sitif yang dapat mengembangkan kreativitas anak-anak muda. Bah­kan kapolda turut memperke­nalkan lagu ciptaannya berjudul “Beta Maluku” sebagai ungkapan kecintaannya terhadap daerah dan masyarakat Maluku.

Perhatian terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui rencana fasilitasi pelatihan bagi anak-anak Maluku yang ingin mengikuti seleksi penerimaan anggota TNI maupun polri.

“Lapangan Tahapary dapat diman­faatkan sebagai tempat pembinaan fisik dan kedisiplinan bagi calon peserta seleksi, sehi­ngga diharap­kan generasi muda Maluku dapat siapkan diri untuk manfaatkan pe­luang pengabdian kepada bangsa dan negara melalui proses seleksi sesuai ketentuan,” tandas kapolda.

Kapolda mengaku, kepolisian tidak cukup hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Polri juga harus hadir untuk mendengarkan dan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Untuk itu, melalui kegiatan ini, saya tidak ingin terlalu banyak berbicara. Saya justru ingin lebih banyak mendengarkan keluhan, masukan, usulan, serta ide-ide dari bapak/ibu sekalian. Semua yang disampaikan akan menjadi bahan bagi saya untuk dibahas dan dirapatkan bersama staf di kantor,” ucap kapolda.(S-25)

BERITA TERKAIT