AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku, Hendrik LeÂwerissa mendukung pengemÂbangan pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia, sesuai deÂngan program nasional dalam menÂdorong konektivitas wilayah kepulauan dan pemerataan pembangunan.
Hal ini diungkapkan Gubernur saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan terminal penumpang baru Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Peletakan batu pertama oleh Gubernur didampingi Wakil GuÂbernur Abdulah Vanath, Wadirut Pelindo Hambra dan Walikota Ambon Bodewin Wattimena di kompleks Pelabuhan Yos SuÂdarso Ambon, Kamis (31/7).
Mantan anggota DPR RI ini mengaku, keputusan PT PelaÂbuhan Indonesia yang mendoÂrong pemÂbaÂngunan terminal penumpang ini berÂtujuan untuk, kelanÂcaran lalu lintas orang dan barang yang lebih efisien.
“Dengan terminal yang lebih baik, aksesibilitas antar pulau akan semakin lancar, dan menÂdukung pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Maluku,” ucap gubernur.
Pembangunan terminal penumpang yang baru lanjut gubernur, merupakan langkah sangat strategis dan sejalan dengan rencana induk pelabuhan Ambon.
Komitmen PT Pelindo yang telah mengalokasikan anggaran investasi dari cabang Ambon untuk mewujudkan proyek vital ini, menunjukkan keseriusan Pelindo dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Maluku.
Apalagi, hampir 70 persen dari populasi masyarakat Maluku, masih memanfaatkan transportasi laut melalui terminal penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, sehingga kebutuhan akan kenyamanan dan kelayakan fasilitas selama menunggu transportasi laut adalah prioritas utama.
“Terminal ini bukan hanya sebuah bangunan, melainkan cerminan dari pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat. Kita juga patut bangga, bahwa Pelabuhan Ambon memiliki peran sentral sebagai hub port atau transit menuju kawasan timur Indonesia. Dengan posisi strategis ini, sudah selayaknya Pelabuhan Ambon memiliki terminal penumpang yang modern dan representatif,” ucap gubernur.
Pembangunan terminal ini juga kata gubernur, merupakan bagian integral dari transformasi berkelanjutan Pelindo, dalam mewujudkan pelabuhan yang efisien, aman, dan terintegrasi.
Hal ini sejalan dengan visi besar pemerintah daerah untuk menjadikan pelabuhan sebagai motor penggerak ekonomi daerah, artinya proyek ini akan memberikan multiplier effect bagi ekonomi daerah. “Peningkatan aktivitas di terminal, akan berdampak peningkatan pada sektor perdagangan, pariwisata, dan jasa kepelabuhanan. hal ini tentu akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas gubernur.
Gubernur berharap, terminal penumpang yang baru nantinya, akan menjadi ikon baru Kota Ambon dan harus berfungsi sebagai simpul transportasi yang representatif, modern, dan berstandar nasional.(S-20)