SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 13:48 WIT
Pria Paruh Baya Tewas di Tempat Pijat Refleksi

AMBON, Siwalima.id - Seorang pria paruh baya dilaporkan meninggal dunia, setelah diduga mengalami kondisi darurat saat berada di tempat pijat Lestari, yang berlokasi di Jalan Rotan, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Siwalima, korban mendatangi tempat pijat tersebut sekitar pukul 19.00 WIT. Namun, sekitar pukul 19.45 WIT, korban dievakuasi oleh sejumlah orang dari lantai II tempat pijat tersebut, untuk dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Hidup (RS GPM).

Pihak pengelola tempat pijat Lestari yang dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa (27/10) sore, membenarkan adanya peristiwa darurat tersebut. 

Namun, pihak tempat pijat menegaskan, korban tidak meninggal dunia di lokasi, melainkan setelah dibawa ke Rumah Sakit GPM.

“Dia tidak meninggal disini. Dia datang pijit, lalu masuk kamar mandi dan tiba-tiba keluar sudah lemas. Kemudian kita saranin untuk bawa ke RS,” jelas seorang wanita yang ada di lokasi pijit tersebut.

Dalam proses evakuasi korban, disebutkan terdapat seorang anggota polisi bernama BK dari Polsek KPYS Ambon.

Saat dikonfirmasi, anggota Polsek KPYS berinisial BK itu, membenarkan adanya peristiwa tersebut, bahwa ia dihubungi oleh pihak tempat pijat dan kemudian mendatangi lokasi kejadian. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti identitas korban.

“Beta (saya) tidak jaga disitu. Beta hanya biasa duduk disitu dan sudah kenal baik dengan bosnya,” ungkapnya.

Dia juga mengaku, tidak secara langsung mengevakuasi korban sehingga tidak mengetahui pasti.

“Beta seng angkat korban, ada orang lain yang angkat dan dilarikan ke RS. Tadinya mau dibawa ke RS Al-Fatah, tapi penuh. Lalu mau ke RST, tapi penuh juga dan akhirnya dilarikan ke GPM,” ujar Budi saat dikonfirmasi.

Ketika ditanya mengenai informasi yang menyebutkan korban merupakan seorang pemuka agama, Budi mengaku tidak mengetahuinya secara pasti.

Pasalanya, identitas korban diserahkan kepada pihak rumah sakit berupa KTP yang disampaikan oleh tukang pijat yang bersangkutan.

“Tukang pijit yang buka antua (korban) punya KTP kasih ke pihak RS,” beber BK.

Ia juga menjelaskan, peristiwa tersebut telah disampaikan kepa­-da pihak Polsek Sirimau dan ang­-gota Polsek Sirimau datang pada malam kejadian dan menerima informasi, bahwa korban telah dibawa ke Rumah Sakit GPM.

Sementara itu, Kapolsek Sirimau, Iptu Bastian Tuhuteru yang dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan, sehingga belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa tersebut. (S-25)

BERITA TERKAIT