SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 14:11 WIT
352 Kecelakaan Terjadi di Maluku Sepanjang 2026

AMBON, Siwalima – Polda Maluku mencatat sebanyak 352 kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2026, dengan korban meninggal dunia sebanyak 96 orang.

Data tersebut menjadi perhatian kepolisian dalam pelaksanaan Operasi Patuh Salawaku 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 nanti.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) yang disampaikan Wakapolda Maluku, Brigjen Arif Budiman, kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun ini juga mengakibatkan 129 orang mengalami luka berat dan 480 orang luka ringan. Sementara kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 2,419 miliar.

“Keberhasilan Operasi Patuh Salawaku 2026 bukan semata-mata diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, melainkan dari sejauh mana operasi ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” tandas wakapolda saat memimpin apel gelar pasukan di halaman parkir Polda Maluku, Ambon, Senin (26/10).

Wakapolda menegaskan, Operasi Patuh Salawaku 2026 bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Dalam pelaksanaannya, polisi mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui edukasi, sosialisasi, serta pendekatan persuasif kepada pengguna jalan.

Upaya tersebut juga didukung penegakan hukum menggunakan perangkat elektronik statis dan mobile, serta pemberian teguran simpatik sesuai ketentuan yang berlaku.

Arif menegaskan, setiap tindakan petugas harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan humanis dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Polantas harus senantiasa hadir sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat yang profesional, responsif, serta humanis. Setiap tindakan di lapangan harus berorientasi pada keselamatan, memberikan manfaat nyata, dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar wakapolda.

Operasi ini melibatkan personel Polda Maluku, Polisi Militer TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Maluku, serta Jasa Raharja Wilayah Maluku.

 

Pada hari yang sama, Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Maluku, Kombes Monang Marudu Zonir Simanjuntak juga memimpin apel konsolidasi dan pengecekan kesiapan personel Operasi Patuh Salawaku 2026.

Dalam arahannya, Monang meminta seluruh anggota menghindari sikap arogan, menjaga etika, dan mengedepankan komunikasi yang santun saat bertugas.

Menurut dia, setiap pelanggaran harus ditangani sesuai ketentuan, tanpa tindakan sewenang-wenang maupun diskriminasi.

“Setiap personel harus sadar kamera. Hindari tindakan arogan atau perilaku tidak terpuji. Laksanakan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab agar masyarakat memahami tujuan operasi serta merasakan manfaat kehadiran Polri,” kata Kombes Monang.

Ia juga meminta jajaran kepolisian memperluas sosialisasi agar masyarakat memahami tujuan operasi dan semakin patuh terhadap aturan lalu lintas.

Polda Maluku mengimbau pengguna jalan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan, serta menghindari perilaku berisiko saat berkendara.

Melalui Operasi Patuh Salawaku 2026, kepolisian berharap angka kecelakaan dapat ditekan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.(S-25)

BERITA TERKAIT