AMBON, Siwalimanews – Kendati tidak lagi menjabat sebagai istri Gubernur Maluku, namun Widya PraÂtiwi maÂsih memanfaatkan ASN Pemprov untuk menÂjadi ajudannya.
ASN yang masih menÂjadi ajudan istri Murad Ismail itu yakni Nelly Ruhulessin. SeÂsehari Nelly merupakan pegawai pada Biro AdmiÂnistrasi Pimpinan Setda Maluku.
Nelly tercatat menjadi ajudan Widya sejak tahun 2021 lalu dan masih mengawal Widya dalam berbagai kesempatan.
Terakhir, Ruhulessin terlihat menÂdampingi Widya saat mengikuti pembeÂkalan sebagai calon angÂgota DPR RI terpilih yang dilakukan oleh Sekretariat Jenderal DPR RI bersama KPU dan Lemhannas pada 21-29 September 2024 lalu.
Sumber Siwalima di Kantor Gubernur Maluku mengaku hingga saat ini Nelly Ruhulessin belum aktif kembali bekerja di Biro Administrasi Pimpinan sejak 24 April 2024 lalu.
Sumber yang enggan namanya dikorankan ini menjelaskan penemÂpatan ajudan baik gubernur maupun istri gubernur dilakukan dengan keputusan BKD Provinsi Maluku.
Dalam keputusan BKD tersebut kata sumber tadi, biasanya memuat ketentuan bahwa penunjukan terÂsebut akan berakhir seiring dengan berakhirnya masa jabatan gubernur.
âSeharusnya dengan berakhirnya masa jabatan gubernur dan wakil gubernur maka seluruh ajudan yang berasal dari ASN sudah harus selesai dan kembali aktif bekerja sebagai ASN,â beber sumber itu.
Menurutnya jika sampai selesai masa jabatan ternyata ASN belum berhenti menjadi ajudan, maka menjadi pelanggaran administrasi.
âKalau masih menjadi ajudan maka ini pelanggaran dan BKD harus menjelaskan kepada publik,â tegasnya.
Hingga berita ini dimuat Kepala BKD Maluku Halimah Soamole belum berhasil dikonfirmasi lantaran tidak menjawab telepon Siwalima.
Sementara itu Plh Sekretaris Daerah Maluku Syuryadi Sabirin berdalih belum mengetahui infomasi terkait masalah ini.
Syuryadi memastikan akan meÂngecek langsung kebenaran inforÂmasi ini ke Kepala BKD Maluku Halimah Soamole.
âSegera saya cek kebenarannya ke Kepala BKD,â ucap singkat Syuryadi melalui pesan whatsapp kepada Siwalima, Selasa (1/10) sore.
Hadiri Pelantikan
Terpisah, satu pejabat eselon 3 di Pemprov Maluku mengaku kaget, lantaran banyak pejabat eselon 2 dan 3 yang berangkat ke Jakarta, menghadiri pelantikan Widya.
Ditemui Siwalima Selasa (1/10) siang di Kantor Gubernur Maluku, pejabat yang minta namanya jangan ditulis itu mengaku sebagian besar pejabat eselon 2 dan 3 ke Jakarta.
âSaya kaget tadi kantor sepi dari biasanya. Belakangan diketahui sebagian besar pejabat ke Jakarta, menghadiri pelantikan mantan istri gubernur.
Sebelumnya, tambah dia, banyak teman mengajaknya ikut serta ke Jakarta, namun dia merasa tidal berkepentingan untuk menghadiri acara dimaksud. âSaya diajak juga, tapi sejujurnya itu bukan kapasitas saya untuk hadir, disamping harga tiket pesawatnya mahal,â ujarnya. (S-20)