AMBON, Siwalimanews – DPRD dan Pemprov Maluku memÂbahas sejumlah masalah, salah satunya soal penurunan angka kemiskinan.
DPRD Maluku dipimpin Lucky Wattimury didampingi Wakil Ketua I Richard Rahakbauw, Wakil Ketua II Melkianus Sairdekut, Wakil Ketua III Aziz Sangkala, dan ketua-ketua fraksi.
Kedatangan pimpinan DPRD ini awalÂnya direncanakan melakukan perteÂmuan dengan Gubernur Murad Ismail, namun karena gubernur sedang berada di luar daerah, akhirnya diterima oleh Sekda Maluku, Karsul Selang dan peÂlaksana tugas Kepala Bappeda, DjalaÂludin Salampessy di ruang rapat lantai II Kantor Gubernur Maluku, Rabu (11/3).
Ketua DPRD Maluku, Lucky WattiÂmury usai pertemuan kepada wartawan meÂngaku menyampaikan persoalan program pengentasan kemiskinan.
âPak gubernur sedang tugas, sekda dan Kepala Bappeda sudah ketemu kami, ada banyak hal yang kita konÂsultasikan dalam pertemuan itu,â ujar Wattimury.
Ia menjelaskan, sejumlah persoalan yang disampaikan dalam rapat itu, namun yang paling utama adalah peÂnyusunan program untuk mengenÂtaskan kemiskinan.
âYang utama adalah bagaimana berbagai kebijakan yang bisa diarahkan untuk menuntaskan kemiskinan lewat program,â kata Wattimury.
Didalam Mursyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) nanti, harus diarahkan dalam program pemeÂrintah bagaimana cara mengentaskan kemiskinan sesuai dengan kebijakan nasional dan kebijakan daerah.
âJadi penyusunan program pemeÂrintah daerah juga diarahkan agar sejalan dengan lima kebijakan nasional yakni, percepatan infrastruktur, perÂkemÂbangan sektor ekonomi potensial, perkembangan sektor industri, peÂngÂembangan sektor pertanian dan pengembangan sektor pariwisata,â terangnya.
Selain itu juga yang dibicarakan dalam rapat adalah, terkait dengan hasil pengawasan DPRD beberapa waktu lalu disejumlah kabupaten/kota di Maluku seperti, masalah CV. Sumber Berkat Makmur melakukan aktivitas pengamÂbilan kayu di Negeri Sabuai, persoalan lain termasuk persiapan penyusunan APBD 2021.
Berikutnya, kata Wattimury, terkait penyusuanan APBD 2021 serta meÂmastikan lokasi penyelenggaraan musrembang provinsi.
âKita ingin memastikan tempat pelaksanan musrembang, hal apa saja yang akan di persiapkan dan memperÂhatikan berbagai kebijakan yang bisa diarahkan untuk menuntaskan kemisÂkinan, seperti yang arahkan dalam kebijakan nasional tadi,â tandasnya.
Ditempat yang sama, Sekda Maluku, Kasrul Selang mengatakan, apa yang disampaikan pimpinan DPRD akan disampaikan ke gubernur.
âMulai dari hasil pengawasan, persiapan pemprov menghadapi Blok Masela, terkait dengan Sabuai nanti kita sampaikan ke pak gubernur,â ujarnya singkat. (S-39)