SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Selasa, 3 November 2026 pukul 14:46 WIT
Bali Jadi Tempat Promosi Wisata Asal Maluku

AMBON, Siwalima.id - Memiliki wisata alam yang luar biasa indah, namun Maluku belum dikenal lebih luas oleh wisatawan mancanegara membuat Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa harus turun tangan.

Mantan anggota DPR ini mempromosikan wisata alam Maluku ke Pulau Dewata, sekaligus memperkenalkan spot-spot yang selama ini belum dikenal banyak orang.

Selain spot wisata, gubernur juga mempromosikan produk ekonomi kreatif Maluku di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang merupakan salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Promosi ini dilakukan lang­sung gubernur tanpa membebani APBD, melainkan dengan meman­faat­kan peluang dan jejaring kerja sama lintas sektor.

Gubernur menjelaskan pro­-mosi pariwisata yang dilakukan tentu dengan memanfaatkan fasilitas gerai (booth) Bank Mandiri di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, gerai (booth) Bank Mandiri sebagai media promosi strategis untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, destinasi unggulan, serta produk ekonomi kreatif kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami tentu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Mandiri serta jajaran Bea Cukai Bali-Nusra atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan bagi promosi potensi daerah Maluku,” ucap gubernur dalam rilisnya, Senin (2/11).

Diakuinya Bali memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pariwisata internasional di Indonesia.

Karena itu, keberadaan promosi di bandara tersebut menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus menarik minat wisatawan berkunjung ke Maluku.

Gubernur menilai kolaborasi pemprov dengan stakeholder lainya ini merupakan langkah strategis yang sangat membantu Maluku dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata dan memperkuat perekonomian daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Mandiri dan Kanwil Bea Cukai Bali-Nusra yang telah mendukung serta memfasilitasi ruang promosi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Maluku, Melkias Lohy  menambahkan promosi yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 2 November.

Pola kerja sama ini menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah, BUMN dan instansi vertikal dalam mendukung pengembangan potensi daerah secara efektif, efisien dan berkelanjutan.

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkuat ekonomi lokal, mengembangkan industri kreatif, serta menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya bangsa.

Tidak hanya melakukan koordinasi, gubernur juga turun langsung menyapa para penumpang, baik wisatawan yang baru tiba maupun yang akan melakukan penerbangan melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

“Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan Maluku sebagai daerah yang memiliki kekayaan wisata bahari, budaya, sejarah dan potensi ekonomi kreatif yang patut dikunjungi,” jelasnya.

Dirinya optimis promosi melalui ruang-ruang strategis berstandar internasional ini dapat memperluas pengenalan destinasi wisata Maluku, meningkatkan daya tarik investasi, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha dan produk lokal.

Selain itu langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemprov untuk menghadirkan inovasi promosi daerah melalui kolaborasi, sehingga potensi pariwisata dan ekonomi kreatif tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Maluku bukan sekadar destinasi, tetapi pesona Indonesia dari Timur yang siap dikenal dan dikunjungi dunia,” tandasnya.(S-20)

BERITA TERKAIT