AMBON, Siwalimanews – Â Kementerian Agama menjatahi kuota haji ProÂvinsi Maluku taÂhun 2025 sebaÂnyak 1.086 orang.
Jumlah kuota haji ini diungkap langsung KeÂpala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag ProÂvinsi Maluku, Rusydi Latuconsina kepada Siwalima di Ambon, (25/2).
Latuconsina menÂjelaskan, taÂhun ini Indonesia mendapat 221.000 kuota jemaah haji dengan rincian terdiri dari 201.063 jemaah reÂguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 pembimÂbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan 17.680 jemaah haji khusus.
Jumlah jemaah haji tersebut dibagi ke semua provinsi di Indonesia termasuk Provinsi Maluku.
âKuota haji sudah ditetapkan sesuai dengan nasional dan untuk Provinsi Maluku kita mendapatkan jumlah kuota haji sebanyak 1.086,â ujar Latuconsina.
Dijelaskan jumlah kuota haji Provinsi Maluku ini terdiri dari jemaah sebanyak 1.023 orang, prioritas lanjut usia 54 orang, pembimbing KBIHU tidak ada dan Petugas Haji daerah 9 orang.
Latuconsina mengakui pihaknya sementara melakukan komunikasi baik dengan pemerintah daerah maupun DPRD guna mendukung suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2025.
Ditanya terkait dengan dampak efisiensi anggaran terhadap pelaksanaan haji, Latuconsina mengaku keberangkatan jemaah haji ke tanah suci tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
âKalau soal keberangkatan jemaah haji, kami pastikan tidak kena dampak efisiensi sebab biaya haji ditanggung masing-masing jemaah,â jelasnya. (S-20)