AMBON, Siwalima.id - Tiga peristiwa kebakaran terjadi di Kota Ambon dalam sehari, Sabtu (24/10). Kebakaran melanda warung bakso di kawasan Mardika, lahan di Passo, hingga hutan di Batu Gajah Atas.
Akibat kejadian tersebut, seorang pemilik warung bakso bernama Mala (44) mengalami luka bakar di bagian tangan saat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua kepada Siwalima membenarkan tiga kejadian tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Minggu (25/10).
Kebakaran pertama terjadi di warung bakso milik Mala di kawasan Mardika, tepatnya di Pangkalan Oto, Sabtu (24/10).
Alfredo menjelaskan, berdasarkan kronologi yang diterima petugas, kebakaran diduga bermula ketika pemilik warung mengisi minyak ke kompor saat kompor masih menyala hingga terjadi ledakan.
Dinas Pemadam Kebakaran menerima laporan masyarakat pada pukul 12.25 WIT. Dua unit mobil pemadam dari pos Markas Komando (Mako) langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 12.30 WIT.
Petugas berhasil menangani kebakaran tersebut. Situasi dinyatakan aman pada pukul 12.45 WIT.
Namun dalam proses pemadaman awal, Mala mengalami luka bakar di bagian tangan saat berusaha memadamkan api menggunakan APAR.
Kebakaran kedua terjadi di kawasan Passo Pasar Minggu, Kelurahan Passo, Kecamatan Teluk Ambon Baguala, pada Sabtu siang.
Laporan diterima melalui layanan darurat 112 pada pukul 14.43 WIT. Petugas dari Pos Passo tiba di lokasi tujuh menit kemudian, yakni pukul 14.50 WIT.
Berdasarkan keterangan pemilik lahan yang tercantum dalam laporan Damkar, kebaka-ran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Sebanyak empat personel bersama satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api. Pemilik lahan turut membantu proses penanganan.
Petugas menyatakan situasi aman pada pukul 15.20 WIT sebelum kembali ke Pos Passo untuk melanjutkan tugas kesiapsiagaan.
Kebakaran ketiga terjadi di kawasan Batu Gajah Atas pada Sabtu sore. Api membakar kawasan hutan di belakang permukiman warga dan diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah.
Menurut Kadis , laporan masyarakat diterima pada pukul 15.25 WIT. Dinas Pemadam Kebakaran kemudian mengerahkan satu unit mobil pemadam dari Pos Mako bersama 12 personel.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 15.35 WIT atau sekitar 10 menit setelah laporan diterima.
Setelah dilakukan penanganan, situasi dinyatakan aman pada pukul 16.20 WIT. Personel kemudian kembali melanjutkan tugas kesiapsiagaan.
Rangkaian kejadian ini jadi perhatian bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama penggunaan kompor dan pembakaran sampah di sekitar hutan maupun permukiman.
Warga juga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan dengan vegetasi kering yang mudah terbakar.
Masyarakat yang menemukan kebakaran atau membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi layanan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon melalui nomor berikut:
Pos Ambon: 0911-351113, Pos Passo: 0911-361113, Pos Hative Besar: 0911-3670113 dan Call Center Darurat: 112.
Kecepatan melaporkan kejadian diharapkan dapat membantu petugas segera melakukan penanganan, mencegah api meluas, serta meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian material.(S-30)