SIWALIMA.id > Berita
Hukum | Rabu, 30 September 2026 pukul 13:06 WIT
Lapas Namlea gelar Razia

NAMLEA, Siwalima.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea respon cepat instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait penertiban barang serta fasilitas pada kamar hunian dengan melaksanakan razia insidentil, Selasa (29/9). Razia tersebut difokuskan untuk mensterilkan blok-blok hunian dari barang-barang terlarang dan fasilitas-fasilitas yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bersama petugas pengamanan, Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Heriyanto, mengatakan razia dilakukan secara teliti dan menyuluruh untuk memastikan tidak adanya satupun barang terlarang yang tertinggal didalam blok hunian. 

"Razia ini kami laksanakan untuk menin­daklanjuti instruksi Dirjenpas untuk mem­bersihkan blok-blok hunian dari barang-ba­rang terlarang yang berpotensi mengganggu sta­bilitas keamanan didalam Lapas," tutur Heriyanto. 

Dalam razia yang dilaksanakan di blok wa­nita itu, petugas menemukan 16 jenis barang-barang terlarang seperti sendok besi, piring kaca, mangkok, pisau, jepit kuku, alat cukur, dan korek api. Selain itu, para petugas juga me­­­­­lakukan penertiban jumlah kepemilikan pa­kaian dan fasilitas lainnya yang dimiliki war­ga binaan untuk diinventarisir dan diamankan. 

"Sebagaimana yang tertera dalam Per­men­kumham Nomor 8 Tahun 2024 bahwa peng­gunaan barang-barang seperti pakaian, uang, obat, dan barang-barang kemasan memiliki batasan terhadap penggunannya. Oleh karena itu, warga binaan tidak boleh secara sembarangan memasukkan barang-barang kedalam blok apalagi yang tidak sesuai aturan dan tata tertib Lapas," lanjut Heriyanto. 

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala La­pas Namlea, Sofian Ahmad, meng­ap­re­siasi langkah cepat dan terukur jajaran sub­seksi keamanan dalam memastikan blok-blok hunian bersih dari barang-barang yang tidak sesuai dengan peruntukannya. 

"Barang-barang yang kami sita akan kami musnahkan apalagi yang berbahaya bagi sta­bilitas keamanan. Pakaian-pakaian yang kami tertibkan akan kami inventarisir untuk didata kepemilikannya dari setiap warga binaan. Giat ini akan terus dilaksanakan agar Lapas Nam­lea bersih dari barang terlarang dan Halinar," tegas Sofian. (S-15)

BERITA TERKAIT