SIWALIMA.id > Berita
Online | Senin, 2 November 2026 pukul 16:53 WIT
Kota Ambon Bakal Jadi Pusat Ekonomi dan Logistik

AMBON, Siwalima.id – Pemerintah Kota Ambon mendorong penguatan peran Ambon sebagai pusat ekonomi, logistik, perdagangan dan jasa untuk mendukung pengembangan sektor energi di Provinsi Maluku, termasuk proyek Blok Masela.

Walikota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, meskipun tidak memiliki sumber daya alam sebesar Pulau Seram dan Buru, Ambon memiliki sejumlah keunggulan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas investasi dan pengembangan industri energi.

Hal tersebut disampaikan Walikota dalam Maluku Business Forum 2026 yang diselenggarakan Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), di salah satu hotel di Kota Ambon, Minggu (1/11).

Menurutnya, posisi geografis Ambon sebagai ibu kota Provinsi Maluku, didukung infrastruktur transportasi, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta keberadaan pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi, menjadi modal penting untuk membangun peran tersebut.

Ambon harus menjadi hub untuk semua hal di Provinsi Maluku, termasuk soal ekosistem energi. Kita tidak bisa hanya melihat potensi dari sumber daya alam, tetapi juga bagaimana mengelola jasa dan peluang ekonomi yang bisa memberikan dampak bagi daerah. 

Pengembangan Ambon sebagai pusat pendukung industri energi, perlu diarahkan pada pemanfaatan sektor-sektor ekonomi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan investasi. Salah satunya adalah, sektor logistik dan penyewaan kendaraan yang berpotensi memenuhi kebutuhan operasional perusahaan maupun tenaga kerja yang terlibat dalam pengembangan industri energi.

Selain itu, keberadaan Bandara Internasional Pattimura dan fasilitas transportasi laut dapat memperkuat posisi Ambon sebagai titik transit bagi investor, tenaga kerja, dan berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan eksplorasi maupun pengembangan energi.

“Peningkatan aktivitas tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, kuliner, perdagangan dan ekonomi kreatif,” papar walikota.

Untuk mendukung Ambon sebagai pusat ekonomi dan logistik regional menurut walikota, terdapat enam pilar pembangunan yang perlu diperkuat. Keenam pilar tersebut meliputi, pengembangan sektor logistik, perdagangan dan distribusi, industri pengolahan, jasa regional, ekonomi digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan.

Penguatan jasa regional diarahkan untuk melayani kebutuhan kawasan Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, dan wilayah sekitarnya. Sementara itu, pengembangan SDM menjadi salah satu aspek penting, karena Ambon memiliki keunggulan sebagai pusat pendidikan dan layanan kesehatan di Maluku.

Keberadaan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan industri energi. Dengan demikian, masyarakat lokal memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan investasi dan tidak hanya menjadi penonton dalam pengembangan sektor energi di Maluku.

“Kesiapan sektor perdagangan, transportasi, penyediaan kebutuhan pokok, serta industri kreatif untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas ekonomi seiring pengembangan Blok Masela sangatlah penting,” ujar walikota.

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk kuliner, fashion dan produk lokal menurut walikota, juga perlu dikembangkan, agar kehadiran investor maupun tenaga kerja dari luar daerah dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Ambon menjadi hub untuk semua hal. Ini yang harus kita siapkan, termasuk kultur pelayanan yang baik untuk menyambut kedatangan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan energi di Maluku," ujar walikota.

Ia  berharap, penguatan posisi Ambon sebagai pusat ekonomi dan logistik regional dapat menciptakan peluang usaha, memperluas lapangan pekerjaan, serta meningkatkan investasi. Upaya tersebut, sekaligus diharapkan memastikan manfaat pengembangan sektor energi, termasuk Blok Masela, dapat dirasakan masyarakat Maluku, khususnya warga Kota Ambon.(S-30)

BERITA TERKAIT