AMBON, Siwalima.id - Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon menghadirkan inovasi βMAPAN (Pos Pelayanan Informasi Ketenagakerjaan Bergerak).
Inovasi ini untuk mempermudah akses informasi dan layanan ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa dan lulusan baru perguruan tinggi (fresh graduate).
Program ini menjadi salah satu upaya Disnaker Ambon menjembatani lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja. Melalui layanan bergerak tersebut, pencari kerja tidak hanya mendapat informasi lowongan, tetapi juga pendampingan untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja.
Kadis Naker Kota Ambon, Vedya Kuncoro menjelaskan, βMAPAN merupakan inovasi untuk mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada masyarakat. Layanan tersebut dirancang agar lebih mudah dijangkau, informatif, dan mampu menjawab kebutuhan para pencari kerja.
"Melalui program ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga pendampingan untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan pasar kerja," tulis Kuncoro dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Senin (2/11).
Ia mengaku, sejumlah layanan disiapkan melalui βMAPAN, mulai dari klinik informasi ketenagakerjaan, penerbitan Kartu AK-I atau Kartu Kuning, informasi pasar kerja, konseling dan bimbingan karier, bengkel kesiapan kerja, hingga rujukan pelatihan dan kewirausahaan.
βMAPAN juga menghubungkan masyarakat dengan ekosistem digital SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan, sehingga melalui platform tersebut, pencari kerja dapat mengakses informasi lowongan, pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga pengembangan kewirausahaan.
“Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Magang Nasional melalui platform MagangHub,” jelas Kuncoro.
Ia juga menyebut, pendaftaran program magang nasional masih dibuka hingga 4 November 2026. Kesempatan tersebut diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun, termasuk di dalamnya para wisudawan Unpatti yang mengikuti wisuda pada 2 November 2026.
Karena itu, para lulusan baru diminta segera membuat akun SIAPkerja, melengkapi profil, serta menyiapkan dokumen persyaratan untuk mengikuti program tersebut. Sebagai langkah konkret, Disnaker Ambon bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Unpatti (IKAPATTI) membuka pos pelayanan βMAPAN saat pelaksanaan wisuda Unpatti, Senin (2/11).
“Pos pelayanan ditempatkan di depan Fakultas Teknik. Pelayanan pencetakan Kartu AK-I yang biasanya dilakukan di Kantor Disnaker juga dipindahkan ke lokasi tersebut selama kegiatan berlangsung,” papar Kuncoro.
Dengan begitu kata Kuncoro, wisudawan, keluarga, maupun civitas akademika dapat langsung mengakses informasi ketenagakerjaan dan mengurus Kartu AK-I tanpa harus mendatangi Kantor Disnaker.
Pihaknya juga berencana memperluas layanan bergerak tersebut ke kegiatan wisuda perguruan tinggi lainnya, termasuk menjangkau lulusan SMA dan SMK. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan ketersediaan sumber daya dan program kerja.
βMAPAN diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus membuka akses lebih luas bagi generasi muda Ambon untuk memperoleh pekerjaan.
“Melalui inovasi ini, Disnaker Ambon ingin pastikan para lulusan baru tidak hanya selesai menempuh pendidikan, tetapi juga memiliki informasi, keterampilan dan kesiapan untuk bersaing di dunia kerja.(S-30)