SIWALIMA.id > Berita
Daerah , Headline | Senin, 12 Oktober 2026 pukul 14:49 WIT
Komisi IV DPR Warning Bulog tak Simpan Beras Lama

AMBON, Siwalima.id - Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto me­ngingatkan Perum Bu­log agar tidak menyim­pan beras dalam wak­tu yang lama.

Hal ini diungkapkan Titiek saat melakukan inspeksi ke Gudang Be­ras Bulog di kawa­san Air Salobar, Ke­camatan Sirimau, Kota Ambon dalam rangka kunjungan kerja reses di Maluku, Sabtu (10/10). 

Dalam kunju­ngan­nya ini, Titek beserta rombongan menemu­kan banyak kualitas beras yang tersimpan dalam kondisi patah-patah.

“Memang kondisi berasnya banyak yang patah-patah tapi tentu tidak merubah kualitas, namun kecil-kecil berasnya atau banyak patah-patah,” ujar Titiek.

Titiek menegaskan, Komisi IV DPR bukan saja ingin memastikan stok beras pada gudang-gudang Bulog aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saja, namun kualitasnya juga harus layak untuk konsumsi masyarakat.

Karena itu, Titek mengingatkan pihak Bulog agar beras yang saat ini berada di gudang tidak boleh lama disimpan lebih dari enam bu­lan, sebaliknya harus rutin didis­tri­buskan ke pasar guna memu­dah­kan kebutuhan warga disaat harga beras merek lain naik  begitu mahal.

“Kami ingin melihat sendiri stok­nya apakah cukup untuk Pro­vinsi Ma­luku, kemudian kualitas beras­nya apakah bagus atau tidak, ter­nyata stoknya cukup banyak dan kua­litasnya bagus. Mudah-mu­da­han ini bisa memenuhi kebutu­han masyarakat di sini,” harap Titiek.

Titiek juga meminta pihak Perum Bulog untuk mempertahankan dan meningkatkan serapan gabah dari petani guna menjaga stok beras cadangan pemerintah agar harga beras tidak melambung dan tidak menyusahkan masyarakat.

Terkait capaian stok 4 juta ton beras, Titiek mengatakan hal ini mencerminkan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pa­ngan nasional maka harus dipertahan­kan dan ditingkatkan guna men­jamin ketersediaan beras bagi masyarakat.

Disisi lain Titiek menekankan pen­tingnya memperkuat kerja sama Bulog dengan petani, lem­baga terkait, serta DPR RI agar pelaksanaan tugas menjaga ketahanan pangan dapat berjalan optimal.

“Mudah-mudahan ini bisa diper­tahankan dan ditingkatkan lagi, dan Bulog senantiasa menjadi lem­baga yang menjaga ketahanan pangan kita,” katanya.(S-20)

BERITA TERKAIT