SIWALIMA.id > Berita
Daerah , Headline | Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 13:44 WIT
Gubernur Pastikan Utang Pihak Ketiga Tetap Dibayar

AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hen­drik Lewerissa me­mastikan, utang pihak ketiga akan tetap dibayarkan, namun harus me­nyesuaikan de­ngan kemampuan keuangan daerah.

Untuk itu, pemerintah provinsi tetap melakukan tanggung jawab penyele­saian utang kepada pihak ketiga yang telah selesai melakukan tanggung jawab pe­kerjaan proyek pe­merintah.

Ia mengaku, seba­gai gubernur ingin sekali membayar utang kepada pihak ketiga sece­patnya, namun lagi-lagi kondisi efisiensi anggaran yang dialami pemprov, me­nyebabkan pembaya­ran utang pihak ketiga harus dilakukan secara bertahap.

“Soal utang pihak ke­tiga memang ada kontraktor yang naik ke Mangga Dua minta pembayaran utang. Hati saya juga sedih melihat para kontraktor yang sudah kerja tapi belum bayar, tapi tidak ada niat saya untuk tidak bayar. Andaikan uang kita banyak saya perintahkan bayar,” ucap gubernur kepada wartawan di lobi Kantor Gubernur, Rabu (21/10).

Gubernur mengaku, belum selu­ruhnya utang dibayarkan, namun dari total utang sebesar Rp115 miliar tersebut, sebagian sudah dibayar­kan dan sisanya akan dituntaskan dengan menyesuaikan keuangan daerah.

Proses pembayaran utang ini, tetap dilakukan sesuai mekanisme, dimana harus dilalui dengan review oleh Inspektorat terhadap paket-paket pekerjaan yang ada, guna memastikan berapa besar kewajiban yang harus dibayarkan pemerintah.

“Saya miliki banyak mimpi untuk bangun Maluku, tetapi proses eksekusi terhadap rencana tersebut memiliki pilihan, artinya jika tetap dieksekusi tentu akan berdampak pada utang yang membengkak,” ungkap gubernur.

Untuk itu, pada beberapa program tertentu gubernur mengaku, telah memerintah OPD terkait untuk me­nahan dan tidak melakukan program dan kegiatan, sehingga tidak menjadi beban di tahun-tahun kedepan.

“Silahkan orang mau bilang saya gubernur bodoh, kewel dan seba­gainya silahkan, tapi orang tidak tahu situasi di dalam pemerintahan. Yang pasti utang yang telah masuk daftar pengakuan utang akan kita selesaikan secara bertahap,” tegas gubernur.(S-20)

BERITA TERKAIT