AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik LeweriÂssa menegasÂkan, kehadiran KopeÂrasi Merah Putih (KMP) buÂkan menÂjadi komÂpeÂtitor dari Badan Usaha Milik Desa (BUMÂDES), namun sebaliknya haÂrus menjadi mitra usaÂha desa yang sejajar.
Gubernur menjelasÂkan, pendirian 1.235 KMP di seluruh deÂsa dan keluraÂhan di Maluku, meÂrupakan iniÂsiaÂtif Presiden Prabowo untuk menÂdorong ekonomi kerakyatan, sehingga harus dikelola secara bertanggung jawab,
Untuk Maluku, lanjut gubernur, terdapat dua koperasi percontohan dari 103 koperasi yang ikut di launÂching Presiden Prabowo secara virtual, yakni Koperasi Desa SaÂlagor Kota, Kecamatan Siritaun Wida Timur SBT dan Desa Matakus di Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
âHari ini 1.235 KMP di Maluku telah di launching, tentu ini menjadi tonggak baru dalam upaya peÂmerintah dibawah Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan ekonomi masyaÂrakat,â tulis gubernur dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Senin (21/7).
Presiden Prabowo kata guberÂnur, dalam arahannya telah mengÂingatkan seluruh pengelola kopeÂrasi merah putih di desa dan keluÂrahan agar bekerja secara baik.
Seiring dengan peluncuran tersebut, pemerintah pusat akan menyediakan berbagai bentuk pembiayaan yang dapat dimanÂfaatkan oleh koperasi, termasuk fasilitas kredit pada bank-bank Himbara.
Dengan adanya kemudahan yang diberikan pemerintah dihaÂrapÂkan, pengelola koperasi dapat bekerja secara bertangungjawab dalam mengelola modal yang ada.
âBelajar dari pengalaman banyak koperasi yang dibentuk justru tidak berjalan dengan baik, karena itu saya harap pengelola koperasi di setiap desa dan kelurahan untuk bekerja dengan bertanggungjawab agar koperasi dapat berkembang,â pinta gubernur.
Gubernur optimis, jika koperasi merah putih dikelola secara bertangungjawab, maka ekonomi di tingkat desa dapat berkembang dengan baik.
Diapresiasi
Terpisah, tokoh pemuda SBT Usman Bugis, mengapresiasi kunjungan kerja Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Desa Salagur Kota, Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten SBT guna menghadiri launching KMP secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (27/7).
Menurutnya, kunjungan kerja gubernur merupakan suatu kehormatan bagi Desa Salagur Kota dan ini menunjukkan komitÂmen pemerintah dalam meningÂkatkan perekonomian desa.
âKegiatan ini sebagai bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput,â ungkap Bugis kepada Siwalima di sela-sela kunjungan gubernur tersebut.
Selain peluncuran KMP, kata Usman, gubernur juga menyerahkan berbagai bantuan pertanian untuk kelompok tani di Desa Salagur. Bantuan tersebut mencakup perlengkapan pertanian, bibit kopi dan pendistribusian anakan pohon pala dan cengkih komoditas unggulan daerah.
âKeberhasilan acara ini, merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang solid antara pemdes Salagur Kota, masyarakat serta pemkab dan kecamatan,â ujarnya.
Bugis yang juga Ketua Lembaga Nanaku Maluku itu mengungkapkan, semangat gotong royong dan kesiapan semua pihak menjadi kunci keberhasilan acara ini.
âSaya berharap, program koperasi merah putih dan bantuan pertanian ini, akan memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Desa Salagur dan sekitarnya,â harap Bugis. (S-20/S-27)