SIWALIMA.id > Berita
Daerah , Headline | Kamis, 10 Juli 2025 pukul 16:13 WIT
Gubernur Awasi Pengisian Pengurus Bank Maluku

AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hen­drik Lewerissa menegas­kan pihaknya mengawasi ketat pengisian pengurus baru Bank Maluku-Malut.

Penegasan ini disam­paikan Gubernur kepada wartawan di Kantor Gu­bernur Maluku, Rabu (9/7) merespon belum tuntas­nya proses pengisian ja­ba­tan direksi dan komi­saris Bank Maluku Malut.

Gubernur menjelaskan, pengisian jabatan baik direksi maupun komisaris bank harus dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan maupun aturan Otoritas Jasa Keuangan.

Diakuinya RUPS Luar Biasa Bank Maluku-Malut di Ternate 21 Maret lalu telah menetapkan empat orang yakni Ferdinand Alexander Hitipeuw seba­gai Direktur Pema­sa­ran, Ingrid Mauren Sa­husi­lawane sebagainya Direk­tur Umum dan Ich­wan sebagai komisaris inde­pen­den dan Michael Pa­pilaya komisaris.

“Betul RUPS Luar Biasa sudah menetapkan di­reksi dan komisaris, pro­sesnya tidak mudah. Pro­sesnya tidak seperti en­titas lain yang setelah ditetapkan langsung ber­la­ku,” ucap Gubernur.

Gubernur bilang, meka­nisme penetapan direksi dan komisaris di lembaga perbankan termasuk Bank Maluku-Malut harus melewati proses di Otoritas Jasa Keuangan dalam bentuk fit and proper test.

Kendati begitu, Gubernur mene­gaskan sebagai pemegang sa­ham pengendali dirinya setiap saat terus mengawasi dan meman­tau proses yang dilakukan manaje­men Bank Maluku-Malut guna memastikan keputusan RUPS Luar Biasa dapat dijalankan.

“Sebagai pemegang saham saya selalu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses itu, jadi tunggu saja,” tegas Gubernur.

tak Beres

Seperti diberitakan sebelumnya, sikap manajemen Bank Ma­luku-Malut tidak kunjung tuntaskan pe­ngusulan pengurus baru ke Otoritas Jasa Keuangan.

Padahal pengurus baru Bank milik pemerintah daerah tersebut telah ditetapkan oleh pemegang sa­ham di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Ternate sejak Maret lalu.

Sumber Siwalima di Bank Maluku-Malut mengungkapkan sampai dengan saat ini, mana­jemen Bank Maluku-Malut belum tuntas mengirim dokumen calon direksi dan komisaris baru.

“Sampai sekarang empat nama penjabat baru itu belum di kirim semua,” ungkap Sumber yang me­minta namanya tidak dipublis kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (28/6).

Diakuinya memang ada bebe­rapa nama seperti Ferdinand Alexander Hitipeuw, Ingrid Mauren Sahusilawane dan Ichwan telah diusulkan ke OJK.

Sedangkan untuk calon komi­saris Bank Maluku-Malut Maichel Papilaya justru manajemen Bank Maluku-Malut belum juga meng­usulkan padahal seluruh dokumen sudah tuntas.

“Kalau untuk pak Maichel ke­marin persyaratan yang diminta terakhir itu berkaitan dengan surat pernyataan tidak memiliki konflik kepentingan dan sudah diserah­kan pada Senin 23 Juni kemarin,” beber sumber.

Menurut Sumber pengusulan calon direksi dan komisaris dila­kukan langsung ke OJK pusat di Jakarta artinya ketika pengusulan dilakukan secara terpisah maka akan berdampak pada SPPD yang terus dikeluarkan oleh Bank Maluku-Malut.

Sementara itu Direktur Utama Bank Maluku-Malut Syahrisal Imbar yang hendak dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait dengan persoalan ini tidak merespon. (S-20)

BERITA TERKAIT