SIWALIMA.id > Berita
Online | Selasa, 22 September 2026 pukul 15:50 WIT
Temui Kapolres, Ini yang Dibahas Pengurus KAHMI SBT

BULA, Siwalima.id - Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Ricky Pranata Vivaldy mengaku, terbuka dan siap menerima kritikan dari masyarakat.

Hal itu disampaikan kapolres, saat menerima kunjungan silahturahmi Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Seram Bagian Timur di ruang kerjanya, Senin (21/9).

Pertemuan kapolres dan pengurus KAHMI itu, menjadi bagian dari rangkaian awal tugas AKBP Ricky di bumi Ita Wotu Nusa untuk terus menggencarkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Koordinator Presidium KAHMI SBT, Sofyan Kelian pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah cepat kapolres yang aktif membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat sejak bertugas di Kabupaten SBT.

“Seperti tradisi sebelumnya, kami datang menyampaikan selamat datang kepada bapak di negeri Ita Wotu Nusa, negeri yang cukup aman di Maluku. Apresiasi juga kami sampaikan, kami melihat semangat kolaborasi yang bapak bangun sangat positif,” ucap Sofyan.

Meski berlangsung dalam suasana hangat, para pengurus KAHMI secara bergantian menyampaikan sejumlah catatan kritis dan masukan konstruktif. Setidaknya ada empat poin penekanan yang disampaikan kepada pihak kepolisian yakni, pertama, penegakan hukum kasus asusila, narkoba dan miras.

Pada poin ini, KAHMI minta Polres SBT bertindak lebih tegas terhadap kasus asusila yang marak, serta perkelahian dan peredaran narkoba yang dipicu oleh minuman keras di Kota Bula dan sekitarnya.

Kedua,  pengelolaan dana desa yang mana mereka menyoroti banyaknya kepala desa yang tersandung kasus korupsi akibat kurangnya pemahaman dalam mengelola dana sesuai kaidah yang benar.

Ketiga, kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, pada poin ini, oihak KAHMI mempertanyakan maraknya kasus curanmor di Kota Bula yang dinilai minim penindakan hukum terhadap pelakunya.

Keempat, penuntasan laporan polisi dan pembinaan internal, dimana pada poin ini, KAHMI mendorong penuntasan seluruh laporan polisi agar tidak terkesan menggantung, serta peningkatan pembinaan internal demi mewujudkan sosok polisi yang lebih humanis dalam memberikan pelayanan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, kapolres menyambut baik dan menyatakan keterbukaannya terhadap kritik konstruktif dari masyarakat maupun organisasi kemahasiswaan.

:Selama itu kewenangannya masih ada di saya sebagai kapolres akan saya eksekusi. Apapun permasalahan yang bapak-bapak sampaikan tadi jadi catatan bagi saya,” ucap kapolres.

Orang nomor satu di Polres SBT ini, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Ita Wotu Nusa dengan senantiasa membuka ruang komunikasi seluas- luasnya bagi seluruh elemen masyarakat dan organisasi seperti KAHMI.

Untuk diketahui, dalam pertemuan tersebut, kapolres didampingi Kasat Intel, Iptu Mochtar Soulisa, Kasat Binmas, Iptu Yohanes.

Sementara rombongan KAHMI SBT dipimpin Koordinator Presidium, Sofyan Kelian, didampingi Presidium, M Iksan Keliwoy dan Hatab Kilbaren, Sekretaris KAHMI Musa Rumakey, serta sejumlah pengurus lainnya.(S-27)

BERITA TERKAIT