AMBON, Siwalima.id - Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima, mendukung sikap Dinas Pekerjaan Umum yang minta kejelasan sumber air, sebelum pembangunan bak penampung air bersih di kawasan Gunung Nona direalisasikan.
Ia menegaskan, pembangunan bak penampung tidak boleh hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi harus dipastikan memiliki sumber air sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.
Hal itu disampaikan Saimima kepada Siwalima.id menanggapi pernyataan Kepala Dinas PU Kota Ambon, Meli Latuihamalo, saat ditemui di Balai Kota, Jumat (6/11).
Saimima menilai, sikap Kadis PU sangat beralasan, sebab pengalaman sebelumnya menunjukkan ada sejumlah bak penampung yang telah dibangun, tetapi tidak dapat difungsikan karena persoalan ketersediaan air.
“Apa yang disampaikan Pak Kadis PU itu benar. Pembangunan bak penampung air harus dipastikan ada sumber airnya. Dari pengalaman sebelum saya menjadi Direktur Perumdam Tirta Yapono, ada tiga bak yang dibangun, tetapi tidak difungsikan. Karena itu, beliau tidak mau hal yang sama terjadi lagi. Saya juga tidak mau,” tandas Saimima.
Menurutnya, salah satu tugas utama Perumdam Tirta Yapono sejak dirinya menjabat adalah menyelesaikan persoalan sejumlah bak penampung yang sebelumnya belum berfungsi optimal, yakni di kawasan Wara, Pensip dan Air Salobar.
Karena itu, ia memastikan ketersediaan sumber air menjadi perhatian serius sebelum pembangunan bak penampung baru dilakukan. Untuk mendukung pelayanan air bersih di kawasan tersebut, Perumdam telah menyiapkan sumber air di Wainitu.
Bahkan, pihaknya merencanakan pembangunan satu sumur tambahan yang mulai dikerjakan November dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
“Air sudah disiapkan di Wainitu. Ditambah lagi satu sumur yang direncanakan mulai dikerjakan November dan selesai Desember. Dengan begitu, daerah tersebut bisa kita selesaikan, termasuk pengisian air ke bak penampung,” jelas Saimima.
Sementara terkait penyediaan lahan untuk pembangunan bak penampung di belakang TVRI Gunung Nona, Saimima mengaku, berdasarkan penyampaian Kadis PU, lahan tersebut difasilitasi oleh Anggota DPRD Kota Ambon, Yakoba Lekahena.
Ia berharap, koordinasi antara Dinas PU dan Perumdam Tirta Yapono dapat memastikan seluruh persiapan berjalan baik, sehingga pembangunan bak penampung nantinya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih.(S-30)