AMBON, Siwalima.id - SMA Kristen YPKPM Ambon menggelar pelatihan jurnalistik bagi tim media OSIS serta siswa yang duduk di kelas X, XI, XII.
Pelatihan ini, menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-69 SMA Kristen YPKPM Ambon yang jatuh pada 14 Oktober nanti.
Kepala SMA Kristen YPKPM Ambon, Donald Diaz menjelaskan, pelatihan jurnalistik tersebut merupakan kegiatan yang telah direncanakan sejak beberapa waktu sebelumnya.
Pelatihan ini penting, karena kemampuan menulis berita membutuhkan pemikiran dan strategi agar informasi yang disampaikan dapat dipahami pembaca serta memberikan dampak positif.
“Menulis berita bukan hal yang mudah. Orang membaca berita memang gampang, tetapi ketika menulisnya diperlukan pemikiran dan strategi untuk meramu kata-kata menjadi berita yang baik dan enak dibaca,” ucap Diaz saat membuka pelatihan yang berlangsung di sekolah tersebut, Selasa (6/10).
Menurutnya, pelatihan tidak hanya diperuntukkan bagi tim media OSIS yang selama ini bertugas membuat berita mengenai berbagai kegiatan sekolah dan OSIS, namun juga terbuka bagi peserta didik kelas X hingga XII.
Pelatihan ini sangatlah penting, sebab keterampilan jurnalistik dapat menjadi salah satu bekal penting bagi siswa di masa depan, sebab pembelajaran tidak hanya diperoleh melalui mata pelajaran di kelas, namun juga melalui kegiatan yang dapat mengembangkan minat dan bakat peserta didik.
“Ilmu itu bukan hanya didapat ketika kalian berada di kelas. Ilmu jurnalistik juga penting. Siapa tahu ke depannya ada yang ingin menjadi wartawan,” ucap Diaz.
Pelatihan ini menurut Diaz, pihak sekolah menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik, untuk itu, para siswa diminta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.
Setelah mengikuti pelatihan ini, selanjutnya kemampuan jurnalistik para siswa juga akan diarahkan untuk mengikuti lomba jurnalistik i yang digelar pihak sekolah sebagai rangkaian dari HUT ke-69 SMA Kristen YPKPM Ambon.
“Saya harap pelatihan ini dapat menjadi ruang bagi siswa untuk kembangkan kemampuan, sekaligus mengukur potensi mereka dalam bidang jurnalistik,” ucap Diaz.
Diaz juga mendorong para siswa agar tidak berhenti berkompetisi di tingkat sekolah atau daerah, tetapi dapat berkembang hingga tingkat provinsi dan nasional.
“Sekolah tidak hanya menyiapkan kalian dari sisi akademik atau intelektual, namun juga membuka ruang seluas-luasnya untuk mengeksplorasi potensi, minat dan bakat,” tandas Diaz.
Peluang Masa Depan
Diaz mengaku, perkembangan dunia kerja saat ini memberikan ruang yang luas bagi generasi muda untuk mengembangkan berbagai keterampilan, termasuk di bidang media dan jurnalistik.
Karena itu, sekolah berupaya memberikan pengalaman kepada siswa sejak dini, agar keterampilan tersebut dapat menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja maupun mengembangkan profesi di masa mendatang.
“Kalau memang keinginan kalian kuat di bidang ini, itu sangat luar biasa, apalagi kalau sudah dibina dan dibentuk sejak awal,” cetus Diaz.
Pelatihan jurnalistik tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang mampu menulis berita, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang mampu mengolah informasi secara baik, kreatif, dan bertanggung jawab.
Bagi SMA Kristen YPKPM Ambon, pengembangan kemampuan jurnalistik menjadi salah satu cara untuk memberi ruang kepada siswa agar dapat menemukan dan mengembangkan potensi yang mereka miliki di luar akademik.(S-25)