SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 14:27 WIT
Panglima Ingatkan Prajurit di Maluku Jaga Kepercayaan Rakyat

AMBON, Siwalima.id - Kepercayaan rakyat menjadi penekanan utama Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto dalam peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Maluku.

Panglima TNI meminta seluruh prajurit menjaga kepercayaan tersebut melalui pengabdian yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tuntutan tugas di tengah perkembangan lingkungan strategis.

Pesan itu disampaikan dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Ambon, Laksda Hanarko Djodi Pamungkas selaku pembina upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (5/10).

Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Kuat, Adil dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum bagi seluruh prajurit untuk menjadikan TNI Prima sebagai budaya dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kepercayaan kepada TNI saat ini merupakan pengabdian yang kita berikan. Kepercayaan itu adalah kehormatan sekaligus amanah dan wajib kita jaga,” ujar Panglima TNI dalam amanatnya.

Untuk menjaga kepercayaan tersebut, Panglima TNI menekan­kan lima pedoman yang harus melekat dalam diri setiap prajurit, yakni profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif.

Profesional, kata Panglima diwujudkan melalui penguasaan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta pelaksanaan tugas dengan menaati hukum dan menjunjung tinggi integritas.

Prajurit juga harus responsif terhadap perubahan lingkungan tugas. Kemampuan mengenali potensi ancaman sejak dini menjadi penting agar setiap persoalan dapat dihadapi dengan tindakan yang cepat, tepat dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Selanjutnya, aspek integratif menuntut TNI membangun sinergi dengan seluruh komponen bang­­-sa. Kekuatan TNI harus menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, menga­wal pembangunan dan mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Pada aspek modern, prajurit dituntut menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi bagian dari tugasnya. Penguasaan tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk membangun daya tangkal dan daya tempur yang nyata.

Sementara sikap adaptif diwujudkan dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran. Prajurit dituntut terus mengembangkan inovasi serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan dan kemampuan dengan perkembangan ancaman.

Panglima TNI menegaskan kelima nilai tersebut harus menjadi arah bagi prajurit dalam berpikir, bersikap dan bertindak, baik dalam pelaksanaan tugas saat ini maupun menghadapi tantangan di masa mendatang.

Upacara peringatan berlangsung khidmat dan dihadiri Pemerintah Daerah, Forkopimda, para purna­wirawan TNI serta prajurit TNI yang bertugas di wilayah Maluku.

Usai upacara, rangkaian HUT ke-81 TNI berlanjut dengan penampilan Drumband Canka Petarung Pattimura, makan siang bersama serta pembagian 500 paket sembako dan tali asih kepada masyarakat.

Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah kelompok masyarakat, mulai dari penarik becak, sopir angkutan kota, pengemudi ojek pangkalan, pengemudi ojek online hingga anak-anak sekolah.

Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko mengatakan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak sebatas menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga memberikan manfaat ketika masyarakat membutuhkan.

“Kami dari TNI akan selalu hadir sebagai solusi bagi semua yang membutuhkan, hingga ke daerah pelosok-pelosok. Mudah-mudahan kehadiran TNI bisa betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Kasdam.

Ia menegaskan hubungan TNI dan rakyat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. “Bagi kami, TNI dan rakyat seperti dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Berbeda peran, namun satu kesatuan utuh,” tegasnya.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan, HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit.

“Semoga HUT ke-81 ini menjadi momentum penguat dan meningkatkan profesionalisme TNI bersama rakyat,” ujar Lewerissa.

Rangkaian kegiatan turut diisi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun yang diberikan kepada prajurit berprestasi dari tiga matra. Sementara pembagian 500 paket sembako dan tali asih menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Maluku.(S-10)

BERITA TERKAIT