SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 16:02 WIT
Korban Bencana di Ambon Terima Santunan Pemerintah

AMBON, Siwalima.id - Korban bencana kebakaran dan pohon tumbang, menerima santunan dari Pemerintah Kota Ambon sebesar Rp 15 juta.

Santunan diserahkan oleh Walikota Ambon, Bodewin Wattimena kepada penerima, saat apel pagi yang digelar di lapangan apel Balai Kota, Senin (12/10).

Dalam kegiatan yang sama, Pemkot Ambon juga menerima penyerahan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari CIMB Niaga.

Bantuan dari  CIMB Niaga akan disalurkan ke siswa SMP Negeri 7 Ambon sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Walikota Wattimena mengatakan bantuan stimulan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak bencana.

Bantuan itu diberikan kepada korban kebakaran maupun warga terdampak bencana pohon tumbang. Masing-masing memperoleh 15 juta dari anggaran pemerintah daerah,” kata Wattimena.

Dengan apa yang diberikan pemerintah, dirinya berharap dapat membantu meringankan beban dalam menghadapi dampak bencana yang dialami.

Selain penyaluran bantuan bencana, ia juga menekankan pentingnya pendidikan keuangan sejak dini bagi pelajar.

Menurutnya, anak-anak perlu dibiasakan menabung dan mengelola uang secara bijak agar memiliki pemahaman keuangan yang baik sejak usia sekolah.

Pada kesempatan itu Wattimena juga mengapresiasi dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri perbankan yang terus berkolaborasi dengan pemerintah memperluas literasi keuangan masyarakat.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan maupun pembukaan rekening semata. Edukasi berkelanjutan perlu dilakukan agar pelajar memahami manfaat rekening tabungan dan menjadikan menabung sebagai kebiasaan.

“Kalau anak-anak bisa menabung 5.000 sehari atau 10.000 seminggu, itu sudah baik. Yang penting mereka belajar menabung sejak dini,” katanya.

Ia juga meminta para orang tua mendukung program satu rekening satu pelajar dengan mendorong anak-anak memiliki rekening tabungan.

Dengan begitu, pendidikan keuangan dapat dimulai dari keluarga dan diperkuat melalui pembelajaran di sekolah.

Ia turut mengapresiasi capaian Kota Ambon yang disebut meraih juara pertama dalam kompetisi literasi keuangan antar pemerintah daerah.

Diharapkan prestasi tersebut menjadi motivasi untuk memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat.

Sementara itu, Branch Manager CIMB Niaga Ambon, Simon A.M. Gaspersz mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp100 ribu kepada 735 siswa SMP Negeri 7 Ambon atau total bantuan mencapai Rp73,5 juta.

Selain bantuan tunai, CIMB Niaga juga menyiapkan duku­ngan fasilitas sekolah, termasuk kebutuhan kipas angin, serta biaya konsumsi untuk kegiatan literasi keuangan berikutnya.

Simon menjelaskan, program tersebut berawal dari kegiatan literasi keuangan di SD Negeri 4 dan SD Negeri 6 Ambon.

Kegiatan itu kemudian dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak pelajar, termasuk siswa SMP Negeri 7 Ambon.

Ia mengaku tertarik mendukung sekolah tersebut setelah mengetahui lingkungan siswanya beragam dan menjunjung tinggi nilai toleransi.

“Sebagai anak negeri, setelah satu tahun lebih bertugas di Ambon, ada satu hal yang Tuhan taruh di hati saya, yakni harus berguna dan bermanfaat bagi Kota Ambon. Kalau di luar bisa, di Ambon harus lebih,” ujarnya.

Menurut Simon, bantuan tersebut bukan semata-mata soal nominal uang, melainkan upaya memberikan motivasi kepada siswa agar berani bermimpi dan mengejar cita-cita.

Ia menceritakan pengalamannya saat masih bersekolah. Kunjungan pihak perbankan ke sekolah pada masa itu menjadi inspirasi baginya untuk bercita-cita bekerja di dunia perbankan.

Pengalaman itulah yang mendorongnya menghadirkan kegiatan serupa bagi generasi muda di Ambon.

“Jangan kita melihat dari nominalnya. Tujuan kami bukan sekadar membantu dengan uang 100 ribu, tetapi ada warisan yang ingin kami tinggalkan, yakni membuat mereka memiliki mimpi dan keinginan untuk mengejar cita-cita,” katanya.

Dalam kegiatan literasi keuangan mendatang, para siswa akan mendapatkan pembelajaran melalui permainan edukatif dan motivasi.

Program tersebut diharapkan membantu mereka memahami pentingnya menabung, menge­lola uang, serta merencanakan kebutuhan masa depan.

Simon juga mengapresiasi dukungan walikota Ambon, jajaran Pemkot Ambon dan OJK terhadap program literasi keuangan.

Dirinya berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut dan kegiatan serupa dapat kembali digelar di Ambon pada tahun depan. Peningkatan pengeta­huan dan akses terhadap layanan keuangan merupakan bagian dari komitmen CIMB Niaga untuk membantu masya­rakat mencapai tujuan mereka.

Melalui kolaborasi pemerintah, OJK, dunia pendidikan dan industri perbankan, Pemkot Ambon berharap literasi keuangan di kalangan pelajar semakin meningkat.(S-30)

BERITA TERKAIT