SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Jumat, 4 Juli 2025 pukul 15:45 WIT
Kasrul: Pemprov tak Tutup Mata dengan Persoalan GB

AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa, tidak menutup mata dengan persoalan di pertambangan ilegal di kawasan Gunung Botak.

Bahkan, dalam setiap kesempatan, gubernur selalu menekankan komitmennya untuk melakukan penertiban di kawasan itu, yang selama ini dikelola secara ilegal tanpa ada pendapatan yang masuk kepada daerah.

“Pemerintah provinsi sangat fokus dan konsen terhadap penambangan emas di Gunung Botak, makanya pak gubernur telah menyurati pak kapolda untuk melakukan penertiban kawasan penambangan tersebut,” ujar juru bicara Pemprov Maluku Kasrul Selang kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (3/7).

Menurut Kasrul, sumber daya alam di kawasan Gunung Botak harus memberikan manfaat besar bagi pembangunan Maluku.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Maluku akan mengupayakan pengelolaan tambang ini sesuai regulasi, agar ada manfaat yang diterima masyarakat.

Pasalnya, sumber daya alam harus dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, dan hal ini yang menjadi komitmen gubernur.

“Prinsipnya apa yang dilakukan pak gubernur bertujuan agar masyarakat Maluku mendapatkan manfaat yang besar,” tegas Kasrul.

Kasrul memastikan, pemerin­tah provinsi juga berkomitmen untuk menjaga lingkungan kawasan Gunung Botak dan secara umum di Pulau Buru, yang selama ini tercemar akibat sianida dan merkuri. (S-20)

BERITA TERKAIT