AMBON, Siwalima.id - Kabag Umum Pemerintah Kota Ambon, Josias Aulele membenarkan ada dua bus yang merupakan aset daerah dibiarkan menjadi barang rongsokan.
Bus-bus tersebut awalnya digunakan untuk mengangkut pegawai di wilayah Kecamatan Nusaniwe dan Baguala, kini tidak lagi difungsikan.
“Kita akan turunkan tim untuk mengecek keberadaan serta kondisi fisik kedua bus tersebut. Pengecekan dilakukan agar pemerintah memiliki data yang jelas mengenai kondisi aset daerah yang sudah lama tidak digunakan itu,” terang Josias.
Dirinya mengaku, belum mengetahui secara pasti tahun pengadaan kedua bus tersebut. Olehnya akan ditelusuri data kendaraan sekaligus melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.
Berdasarkan informasi yang diketahuinya, kedua bus itu berada di wilayah Passo, Kecamatan Baguala dan Airlouw, Kecamatan Nusaniwe.
Ia menjelaskan, kedua bus tersebut mengalami kerusakan. Namun, kondisi fisik dan keberadaan aset itu perlu dipastikan melalui pemeriksaan langsung di lapangan.
“Tim yang akan diturunkan mengecek kondisi bus sekaligus mendokumentasikan hasil pemeriksaan sebagai bahan laporan kepada pimpinan,” ujarnya.
Karena kondisi rusak, pihaknya berencana melakukan pemutihan atau penghapusan aset daerah.
Namun, keputusan tersebut sepenuhnya harus mengikuti kewenangan dan mekanisme pengelolaan barang milik daerah yang berlaku.
“Saya pikir diputihkan saja, tetapi semuanya kembali kepada pak walikota karena beliau memiliki kewenangan. Saya hanya menyampaikan informasi mengenai keberadaan dan kondisi kedua bus tersebut,” ujarnya.
Selanjutnya, Bagian Umum juga akan berkonsultasi dengan pimpinan untuk mengambil kebijakan.(S-30)