SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Senin, 21 September 2026 pukul 13:44 WIT
Dua Bom Aktif Dimusnahkan di Proyek Blok Masela

AMBON, Siwalima.id - Satuan Brimob, Polda Maluku me­lalui Detasemen Gegana memusnah­kan atau melakukan pendisposalan terhadap dua unexploded ordnance (UXO) atau bom militer yang belum meledak di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kabu­paten Tanimbar.

Seperti yang sebelumnya dibe­rita­kan, kedua UXO yang meru­pa­kan peninggalan Perang Dunia II itu ditemukan dalam kondisi masih aktif saat Tim Survei UXO Detasemen Gegana bersama pihak proyek melakukan penyisiran mengguna­kan mine detector di area PT INPEX.

UXO pertama ditemukan pada 7 September 2026 di sekitar patok 71 hing­ga 75. Setelah diperiksa, benda ter­sebut diketahui merupakan pro­yek­til meriam Tipe 91 berdiameter 105 milimeter, panjang 427 milimeter, dan berat sekitar 15,90 kilogram.

Sementara UXO kedua ditemukan pada 16 September 2026 di sekitar patok 55 hingga 56. Benda tersebut juga merupakan proyektil meriam Tipe 91 long painted, dengan diameter 105 milimeter, panjang 501,70 mi­limeter, dan berat sekitar 15,70 kilogram.

Karena masih aktif, kedua UXO langsung diamankan dengan mem­buat perimeter dan memasang police line. Lokasi kemudian dijaga hing­ga tim Jibom Detasemen Gegana melaksanakan pendisposalan, Sabtu kemarin.

Dansat Brimob Polda Maluku, Kom­bes Tedy Purnanto dalam rilis­nya melalui Humas Polda Maluku, Minggu (20/9) mengatakan,

Sebanyak 10 personel Detasemen Ge­gana Satuan Brimob Polda Ma­luku dikerahkan untuk menangani kedua bom tersebut.

Unit Disposal Jibom bergerak me­nuju lokasi UXO pertama dan kedua setelah melaksanakan apel penge­ce­kan di base camp.

"Seluruh rangkaian kegiatan ber­langsung aman dan lancar tanpa kor­ban maupun gangguan terhadap lingkungan sekitar,"katanya.

Ia menjelaskan, kondisi kedua UXO yang masih aktif membutuh­kan penanganan dengan tingkat ke­hati-hatian tinggi dan sesuai pros­e­dur keselamatan.

Survei UXO di kawasan PSN Blok Masela dilakukan untuk mendetek­si, memetakan, dan memitigasi potensi keberadaan amunisi atau bom sisa Perang Dunia II yang belum meledak di area darat (onshore).

Ditemukan Saat Survei Area Proyek

Karoops Polda Maluku, Kombes Monang Marudu Zonir Simanjuntak menambahkan, penanganan dua UXO tersebut merupakan bagian dari upaya Polri menjaga keamanan dan keselamatan kawasan yang men­jadi bagian dari pembangunan strategis nasional.

"Polri memastikan setiap potensi ancaman terhadap keselamatan da­pat dideteksi dan ditangani secara cepat, tepat dan profesional," kata Monang.

Menurut dia, temuan UXO pe­ning­galan perang yang masih aktif me­nunjukkan pentingnya survei dan mitigasi secara sistematis sebe­lum maupun selama kegiatan pembangunan.

Polri, kata dia, akan terus mem­perkuat koordinasi dengan penge­lola proyek dan pemangku kepen­tingan terkait untuk memastikan aspek keamanan berjalan beriringan dengan pembangunan.

Perwakilan Security INPEX Ma­sela, Fachry Noviar Singka, Senior Specialist Security & Emergency Response, turut terlibat dalam perencanaan survei dan kegiatan pendisposalan kedua UXO tersebut.

Pembangunan LNG Abadi Masela sendiri telah memasuki tahap pem­bangunan fisik. Proyek tersebut me­rupakan salah satu PSN yang diha­rap­kan berkontribusi terhadap keta­hanan energi nasional serta pertum­buhan ekonomi di Kepulauan Ta­nim­bar dan Maluku.(S-25)

BERITA TERKAIT