SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Kamis, 7 Agustus 2025 pukul 16:41 WIT
Dua Bangunan di Pasar Omela Saumlaki Terbakar

AMBON, Siwalimanews – Bencana kebakaran kem­bali terjadi di Kota Saum­laki, Kabupaten Tanimbar, kali ini melanda Pasar Omela, me­ngakibatkan dua bangunan tempat usaha warga ludes terbakar, Selasa (5/8).

Dua bangunan yang ha­ngus terbakar ini merupa­kan tempat usaha billiard dan warung nasi milik Esterlina Futwembun (63), seorang pensiunan PNS. Warung nasi ini sudah lama tak digunakan namun, dipakai oleh Lala Lakbur­lawal sebagai tempat me­nyimpan bahan makanan berupa umbi-umbian dan sagu.

Kasi Humas Polres Tanimbar Ipda Olof Batlayeri menjelaskan, dugaan sementara kebakaran ini diduga berasal dari bekas warung nasi yang sudah lama tidak difu­ngsikan, namun dijadikan sebagai tempat menyimpan bahan maka­nan seperti umbi-umbian dan sagu.

“Untuk penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun diduga akibat korsleting arus listrik. Saat ini masih dalam penyelidikan,” jelas Ipda Batlayeri dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Rabu (6/8).

Menurut Ipda Batlayery, bangu­nan yang terbakar ini terbuat dari material bangunan yang sebagian besar dari kayu dan tripleks ditambah hembusan angin yang ken­cang sehingga cepat merem­bet ke bangunan di sekitarnya,” ujar Batlayeri.

Meski tidak ada korban jiwa lanjut Ipda Batlayery, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyelidikan terhadap penyebab pasti kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak Inavis Polres Tanimbar.

Sementara menurut keterangan pemilik barang yang dititipkan di warung nasi Lala Lakborlawar,” tulis kata Ipda Batlayery, saat kejadian dirinya berada di rumah tak jauh dari lokasi, namun ia mendengar teria­kan warga yang memberitahukan bahwa terjadi kebakaran.

Disaat dirinya keluar rumah, ia melihat api mulai membesar dari pintu rumah pertama yang meru­pakan tempat penitipan barang miliknya.

“Saya langsung teriak minta tolong dan berusaha padamkan api pakai alat seadanya. Tapi karena dua rumah itu terbuat dari tripleks dan papan serta angin ken­cang, api cepat sekali merambat dan membesar,” tulis Ipda Bat­layery mengutip ucapan Lala.

Sementara pemilik dua bangunan itu Esterlina Futwembun mengaku, saat peristiwa itu terjadi, ia sementara berada di rumahnya di Desa Sifnana. Ia mengetahui ru­mahnya terbakar setelah diberita­hukan oleh para tukang ojek yang melintas.

“Mendengar informasi dari tukang ojek, saya langsung ke lo­kasi dan lihat api sudah membesar membakar dua rumah saya,” jelas Ipda Batlayery mengikuti ucapan Futwembun.

Sekitar pukul 14.00 WIT, mobil pemadam kebakaran yang didu­kung mobil tangki air milik warga tiba di lokasi untuk memadamkan api dan api berhasil dijinakan r pukul 14.50 WIT oleh personel Damkar Pemkab Tanimbar yang dibantu personel Polres.

Ipda Batlayeri mengimbau mas­yarakat agar tetap waspada ter­hadap potensi kebakaran, ter­utama di musim kemarau serta melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar lewat Call Center 110.(S-26/S-25)

BERITA TERKAIT