SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Jumat, 2 Oktober 2026 pukul 14:32 WIT
DPRD Soroti Kesulitan Aktivasi BPJS Kesehatan

AMBON, Siwalima.id - Wakil Ketua Komisi IV, DPRD Maluku, Noaf Rumauw menyoroti persoalan sulitnya aktivasi BPJS Kesehatan.

Noaf mengungkapkan, pihaknya telah menerima begitu banyak keluhan dari masyarakat kecil terkait kesulitan yang dihadapi saat ingin mengaktifkan BPJS kesehatan.

Kondisi ini kata Noaf, bukan saja dialami masyarakat kecil saja, tetapi juga dirasakan dirinya sebagai anggota DPRD, sebab ketika anaknya sakit dan hendak dirawat beberapa waktu lalu setelah dicek ternyata BPJS kesehatannya juga tidak aktif.

“Ada keluhan dari masyarakat ketika BPJS kesehatan mereka mati dan untuk dikomunikasikan saja kesulitannya luar biasa,” ungkap Noaf kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Kamis (1/10).

Menurutnya BPJS kesehatan sebagai organ pemerintah yang diberikan tanggung jawab untuk memastikan keaktifan kepesertaan BPJS kesehatan mestinya menjadikan keluhan ini sebagai persoalan serius yang harus diselesaikan.

Jika sekelas anggota DPRD seperti dirinya saja kesulitan untuk mengaktifkan BPJS kesehatan apalagi masyarakat kecil yang tidak memiliki akses pengaruh apa-apa tentu kesulitannya luar biasa.

Noaf menegaskan pemerintah hadir untuk mempermudah akses kesehatan kepada masyarakat bukan sebaliknya justru mempersulit masyarakat khususnya dalam hal ingin mengaktifkan BPJS kesehatan.

“Untung-untung anggota DPRD mungkin saat ditelepon langsung diaktifkan tapi bagaimana dengan masyarakat kecil yang ada di pulau-pulau dengan akses yang sulit tentu ini menjadi persoalan serius di Maluku,” jelasnya.

Politisi PKS Maluku ini mengingatkan BPJS Kesehatan cabang Ambon untuk lebih responsif saat masyarakat ingin mengaktifkan BPJS kesehatan, artinya jangan BPJS ingin iuran tepat dibayarkan tetapi kewajiban dari negara tidak dikerjakan dengan baik.

“Saya ingin ingatkan kita semua berkedudukan sama baik pemerintah maupun masyarakat, jangan sampai jabatan yang kita punya membuat masyarakat menjadi sulit,” tegasnya.(S-20)

BERITA TERKAIT