SIWALIMA.id > Berita
Daerah , Headline | Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 16:11 WIT
DPRD Minta Pemda Koordinasi Lintas Daerah Tangani Karhutla

AMBON, Siwalima.id - Anggota Komisi III DPRD Maluku, Allan Lohy minta, pemerintah pro­vinsi memperkuat koordi­nasi lintas daerah guna penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pasalnya, berdasarkan informasi dari BMKG me­nunjukkan dampak Karhut­la pada kabut asap yang di­rasakan masya­rakat Malu­ku berasal dari daerah seki­tar seperti Papua.

Allan menilai, penanga­nan karhutla tidak bisa ha­nya berfokus pada titik ke­bakaran yang berada di wila­yah Maluku saja, sebab jum­lah hotspot yang memi­cu Karhutla sangatlah sedikit terjadi.

Sebaliknya pemerintah daerah juga perlu mem­per­hatikan kemungkinan dam­pak asap dari wilayah lain, termasuk Papua, yang dapat memengaruhi kualitas udara dan aktivitas masyarakat di daerah ini.

“Untuk melakukan penanganan Karhutla yang hingga saat ini ber­dampak pada sebaran kabut asap diperlukan koordinasi terpadu antara pemerintah daerah di Ma­luku dan Papua, terutama wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan dalam skala besar,” ucap Lohy kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Kamis (29/10).

Menurutnya, langkah-langkah terpadu harus dikoordinasikan dengan pemerintah di wilayah Papua Selatan, termasuk Merauke dan daerah sekitarnya agar ada gerakan bersama untuk menangani persoalan ini.

Ia menegaskan, dampak kabut asap lintas wilayah harus menjadi perhatian bersama. Sebagaimana bencana banjir yang dampaknya dapat dirasakan daerah lain, kabut asap akibat karhutla juga tidak mengenal batas administrasi pemerintahan.

Karena itu, Allan mendorong adanya mekanisme koordinasi yang lebih serius agar pena­nganan kebakaran di wilayah sumber asap dapat berjalan seiring dengan upaya perlindungan masyarakat di daerah terdampak.

“Apabila skala dan dampak kebakaran di Papua memenuhi kriteria yang ditetapkan, pemerintah pusat perlu mempertimbangkan langkah penanganan pada tingkat nasional tapi yang pasti koordinasi lintas daerah harus dilakukan,” tegasnya.(S-20)

BERITA TERKAIT