AMBON, Siwalimanews – Bank Maluku-Malut sejak taÂhun 2020-2025, telah meÂÂnyetor Pendapatan Asli DaeÂrah dalam bentuk diviÂden ke kas daerah PeÂmeÂrintah ProÂvinsi Maluku seÂbesar Rp 182.072.047.884.11.
Penyetoran ini, menjaÂdikan Bank Maluku-Malut sebagai satu-satunya BaÂdan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menyetor penÂdapatan bagi daerah seÂlama empat tahun terÂakhir.
Ini terungkap dalam doÂkumen laporan hasil evaÂluasi peran badan usaha terhadap PAD tahun 2025 yang dikeluarkan BPKP Perwakilan Maluku, yang ditanÂdatangani Plh Kepala BPKP Maluku Hasanuddin.
Pasalmya, dari 3 BUMD yang diÂmiliki Pemerintah Provinsi Maluku, hanya Bank Maluku Malut yang telah memberikan kontribusi PAD dalam bentuk dividen, mulai dari tahun 2020 sampai dengan 2025.
Walaupun menjadi satu-satunya BUMD yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD dalam bentuk dividen, namun untuk tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi Maluku tidak memberikan penyertaan modal kepada Bank Maluku-Malut.
BPKP juga menilai, mekanisme penetapan dividen berdasarkan persentase pembagian dividen kepada seluruh pemegang saham yang ditetapkan atau rapat umum pemegang saham sudah tepat.
Hal ini karena dalam pembagian dividen yang dilaksanakan Bank Maluku-Malut selama ini, berÂdasarkan presentasi pembagian dividen kepada seluruh pemegang saham, telah memperhatikan Undang-undang Nomor:40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Direktur Utama Bank Maluku-Malut Syahrisal Imbar yang diÂkonfirmasi terkait dengan capaian ini, membenarkan adanya hasil evaluasi BPKP tersebut.
Menurutnya, walaupun ditengah gejolak ekonomi dunia dan naÂsional yang tidak menentu selama 4 tahun terakhir akibat pandemi Covid-19, namun Bank Maluku-Malut tetap menunjukkan kinerja yang baik.
Capaian tersebut menurut Imbar, merupakan bentuk komitmen Bank Maluku-Malut untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah, melalui pemberian dividen kepada Pemerintah Provinsi Maluku.
âTahun 2025 ini saja kami setor dividen terbesar dari beberapa tahun terakhir yakni Rp 42.2 miliar. Mungkin bagi orang diluar sana itu biasa saja, tapi bagi kami, ini capaian yang luar biasa ditengah tantangan ekonomi yang luar biasa,â ungkap Imbar kepada Siwalima melalui telepon selulerÂnya, Jumat (25/7).
Imbar mengaku, dengan adanya capaian tersebut, maka dipastikan pihaknya akan terus bekerja keras dan kolaboratif, guna mengemÂbangkan Bank Maluku-Malut seÂbagai bank milik masyarakat Maluku dan Maluku Utara. (S-20)