SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Senin, 28 Juli 2025 pukul 15:58 WIT
Bank Maluku-Malut Setor PAD 182 M ke Kas Daerah

AMBON, Siwalimanews – Bank Maluku-Malut sejak ta­hun 2020-2025, telah me­­nyetor Pendapatan Asli Dae­rah dalam bentuk divi­den ke kas daerah Pe­me­rintah Pro­vinsi Maluku se­besar Rp 182.072.047.884.11.

Penyetoran ini, menja­dikan Bank Maluku-Malut sebagai satu-satunya Ba­dan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menyetor pen­dapatan bagi daerah se­lama empat tahun ter­akhir.

Ini terungkap dalam do­kumen laporan hasil eva­luasi peran badan usaha terhadap PAD tahun 2025 yang dikeluarkan BPKP Perwakilan Maluku, yang ditan­datangani Plh Kepala BPKP Maluku Hasanuddin.

Pasalmya, dari 3 BUMD yang di­miliki Pemerintah Provinsi Maluku, hanya Bank Maluku Malut yang telah memberikan kontribusi PAD dalam bentuk dividen, mulai dari tahun 2020 sampai dengan 2025.

Walaupun menjadi satu-satunya BUMD yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD dalam bentuk dividen, namun untuk tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi Maluku tidak memberikan penyertaan modal kepada Bank Maluku-Malut.

BPKP juga menilai, mekanisme penetapan dividen berdasarkan persentase pembagian dividen kepada seluruh pemegang saham yang ditetapkan atau rapat umum pemegang saham sudah tepat.

Hal ini karena dalam pembagian dividen yang dilaksanakan Bank Maluku-Malut selama ini, ber­dasarkan presentasi pembagian dividen kepada seluruh pemegang saham, telah memperhatikan Undang-undang Nomor:40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut Syahrisal Imbar yang di­konfirmasi terkait dengan capaian ini, membenarkan adanya hasil evaluasi BPKP tersebut.

Menurutnya, walaupun ditengah gejolak ekonomi dunia dan na­sional yang tidak menentu selama 4 tahun terakhir akibat pandemi Covid-19, namun Bank Maluku-Malut tetap menunjukkan kinerja yang baik.

Capaian tersebut menurut Imbar, merupakan bentuk komitmen Bank Maluku-Malut untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah, melalui pemberian dividen kepada Pemerintah Provinsi Maluku.

“Tahun 2025 ini saja kami setor dividen terbesar dari beberapa tahun terakhir yakni Rp 42.2 miliar. Mungkin bagi orang diluar sana itu biasa saja, tapi bagi kami, ini capaian yang luar biasa ditengah tantangan ekonomi yang luar biasa,” ungkap Imbar kepada Siwalima melalui telepon seluler­nya, Jumat (25/7).

Imbar mengaku, dengan adanya capaian tersebut, maka dipastikan pihaknya akan terus bekerja keras dan kolaboratif, guna mengem­bangkan Bank Maluku-Malut se­bagai bank milik masyarakat Maluku dan Maluku Utara. (S-20)

BERITA TERKAIT