AMBON, Siwalima.id - Pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Masa Jaya yang dilaporkan terjatuh ke laut berakhir tragis. Setelah empat hari dilakukan pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di perairan dalam Teluk Ambon.
Korban diketahui bernama Hamdani (47). Ia diduga terjatuh dari KM Masa Jaya saat kapal telah berlabuh di sekitar perairan Desa Hunuth, Kota Ambon, pada 6 September 2026.
Komandan Tim Operasi SAR, Ahmad Bintongke, mengatakan pencarian kembali dilakukan sejak pagi dengan memfokuskan penyisiran di sekitar perairan Desa Hunuth dan lokasi kejadian.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.58 WIT, tim SAR gabungan menemukan korban tidak jauh dari lokasi awal kejadian dalam kondisi sudah meninggal dunia.
"Pada hari keempat, Basarnas bersama Polairud Polda Maluku kembali melanjutkan pencarian yang berfokus di perairan Desa Hunuth dan sekitarnya. Pukul 08.58 WIT korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Ahmad.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menuju RS Bhayangkara Polda Maluku untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak perusahaan kapal.
Ahmad menjelaskan, operasi SAR resmi dilakukan sejak 7 September 2026 setelah Nahkoda KM Masa Jaya melaporkan kejadian tersebut. Selama tiga hari pertama, tim gabungan telah melakukan pencarian, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada hari keempat hingga akhirnya korban ditemukan.
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, yakni Basarnas Ambon, Polairud Polda Maluku serta ABK KM Masa Jaya. Dalam pencarian tersebut, tim menggunakan sejumlah sarana dan peralatan, di antaranya Rescue Car, Rigid Buoyancy Boat (RBB), dan RIB Polairud.
"Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian terhadap ABK KM Masa Jaya tersebut dinyatakan berakhir," tutupnya.
Perhitungkan Arus
Sementara itu, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Elia Wattimena (60), warga RT 01, Rumah Rakyat, Kelurahan Ampera, Kecamatan Kota Masohi, yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Teluk Masohi, Sabtu (12/9).
Pencarian hingga Minggu (13/9) masih difokuskan di sekitar lokasi korban dilaporkan hilang.
Elia diduga terjatuh dari perahu saat sedang melakukan aktivitas menangkap ikan atau memancing.
Informasi yang dihimpun Siwalima menyebutkan, sejumlah saksi sempat melihat korban berada di atas perahu dan melakukan aktivitas memancing.
Namun, ketika hari mulai sore, perahu yang ditumpangi Elia terlihat dalam kondisi kosong.
Saksi kemudian memanggil dan melakukan pencarian di sekitar perahu, namun korban tidak ditemukan. Kejadian tersebut selanjutnya disampaikan kepada pihak keluarga dan dilaporkan ke Polres Maluku Tengah pada Sabtu sore.(S-10/S-17)