SIWALIMA.id > Berita
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Rabu, 30 April 2025 pukul 16:30 WIT
Walikota Minta Masyarakat Waspada Rabies

WALIKOTA Ambon, Bodewin Wattimena mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Ambon agas waspada terhadap potensi penularan virus rabies melalui gigitan hewan seperti anjing.

Himbauan itu disampaikan Wattimena menyikapi banyaknya jumlah kasus rabies yang terjadi di kota Ambon dan mengakibatkan 6 orang meninggal dunia. Dimana berdasarkan data yang diterima Pemerintah Kota Ambon, ada kurang lebih 700 warga tergigit anjing dan 6 diantaranya meninggal dunia akibat terkena virus Rabies.

“Saya minta Pak Sekot dan ibu Kadis Kesehatan segera bertindak tangani masalah ini, “ungkap Walikota, Bodewin Wattimena saay memimpin apel pagi di Balai Kota Ambon, Jumat (25/4).

Menurut Wattimena, Rabies merupakan kasus yang mematikan sehingga sangat berbahaya bagi masyarakat. Untuk itu perlu adanya tindakan kongkrit untuk melakukan penanggulangan sehingga mengutahi bahkan membasmi masalah rabies di Kota Ambon.

Tidak hanya itu, Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa melaporkan ke dinas atau OPD terkait mengenai adanya hewan peliharaan seperti anjing atau kucing yang diduga terinfeksi rabies.

Selain itu, pemerintah Kota Juga telah mengeluarkan surat edaran Edaran Nomor: 443.34/1015E/2025 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Rabies di Kota Ambon. Dalam surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Walikota Ambon itu mengacu pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/C/508/2025 tanggal 20 maret 2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Rabies yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran serta memperkuat upaya pencegahan penyakit ini yang masih menjadi ancaman kesehatan publik.

Wattimena juga mengatakan bahwa Vaksin untuk Rabies sulit untuk diperoleh sehingga ia mengimbau agar masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing agar mengurung hewan-hewan tersebut. Jika tidak maka pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk mennangani hewan tersebut. “Kalau tidak diperhatikan hewan peliharaan itu dengan baik apalagi berpotensi mengakibatkan Rabies maka kita ambil langkah tembak mati di tempat,“ tegasnya.

Hal itu dilakukan, tambah Wattimena, agar melindungi masyarakat kota Ambon dari kasus Rabies yang selama beberapa bulan terakhir ini meningkat drastis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengungkapkan, secara menyeluruh, ratusan pasien yang terkena gigitan anjing telah dilakukan Vaksinasi baik dirumah-rumah sakit maupun puskesmas.

“Yang terkena gigitan kita sudah vaksin,” tuturnya.

Selain itu, Dinkes juga telah melakukan sosialisasi di seluruh puskesmas di Kota Ambon terkait penanganan dan langkah-langkah yang perlu dilakukan bagi masyarakat yang terkena gigitan anjing.

“Kota sudah sosialisasi di puskesmas. Nanti kalau untuk pengendalian terkait penanganan anjing peliharaan itu tupoksi dan dinas pertanian. Pak Wali juga sudah sebarkan surat edaran sehingga kita berharap masyarakat waspada, “tandas Pelupessy.(S-29)

BERITA TERKAIT