SIWALIMA.id > Berita
Membangun Maluku Barat Daya , Suplemen | Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 14:49 WIT
Pemda Gelar Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda

PEMERINTAH Kabupaten  Maluku Barat Daya melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda  ke-98, 28 Oktober 2026, yang berlangsung di halaman upacara Kantor Bupati Maluku Barat Daya, Rabu (28/10).

Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Maluku Barat Daya, Eduard Davidz, dihadiri seluruh pimpinan OPD dan ASN lingkup Pemda MBD. 

Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten MBD Eduard Davidz, mengatakan sembilan puluh delapan tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengikrarkan sebuah janji. Janji yang menyatukan perbedaan. Janji yang menguatkan perjuangan. Janji yang melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa Indonesia.

“Hari ini, semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa. Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Tetapi kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah. Kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter. Dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.

Menurutnya,  kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata.

“Gigih yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa. Dan berempati yang tidak hanya memikirkan keberhasilan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya. Yang tidak berpaling ketika melihat rakyatnya membutuhkan pertolongan,” ujar.

Sebab, lanjutnya patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya.

“Anak-anakku, para pemuda Indonesia,

Bermimpilah setinggi langit. Bekerjalah sekeras  mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani,” harapnya.

Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya. Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia.

“Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” pungkas Sekda.(S-28)

BERITA TERKAIT