BULA, Siwalima.id - Speedboat berpenumpang tiga orang, asal Desa Usun Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur, dilaporkan hilang kontak setelah melakukan perjalanan dari Air Kasar, Kecamatan Tutuk Tolo, menuju Pulau Gorom Sabtu. (10/10) kemarin sekitar pukul 07.00 WIT belum ditemukan.
Akibat belum tiba ditempat, keluarga korban bernama Anwar Rumatiga (33) langsung mendatangi Polsek Gorom untuk memberikan laporan resmi.
Tiga orang yang belum diketahui keberadaannya mereka masing-masing Aci Rumadai, Lahya Rumalolas, dan Ramon Rumbaru.
Ketiga orang tersebut diketahui menggunakan satu unit speedboat dengan ciri-ciri warna kuning, putih dan biru, serta terdapat tulisan “DD ADM ADAR”
Kapolsek Pulau Gorom, Ipda Muh Ali Kelain, menjelaskan berdasarkan kronologis kejadian, Jumat (9/10) kemarin, pihak keluarga melakukan perjalanan laut dari Pulau Gorom menuju Keta dengan menggunakan transportasi laut dalam rangka mengantarkan salah satu anggota keluarga yang sedang sakit.
Dalam perjalanan tersebut, menurutnya, rombongan mengalami kendala akibat kondisi kabut tebal, sehingga perjalanan mengalami hambatan dan rombongan sampai di wilayah Air Kasar. Salah satu anggota keluarga yang sedang sakit bersama sebagian keluarga melanjutkan perjalanan menuju Bula.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak yang mengantarkan, pada Sabtu, (10/10) sekitar pukul 07.00 WIT, tiga warga yakni Aci Rumadai, Lahya Rumalolas dan Ramon Rumbaru, berangkat dari wilayah Air Kasar menggunakan speedboat dengan tujuan Pulau Gorom.
Namun sampai dengan hari Minggu (11/10), ketiga warga tersebut belum juga tiba di Pulau Gorom," tulis Ipda Ali dalam rilis yang diterima redaksi Siwalima, Minggu. (11/10 mengutip keterangan keluarga korban.
Pihak keluarga kata dia, telah berupaya melakukan komunikasi melalui telepon seluler, namun nomor telepon ketiga warga tersebut sudah tidak dapat dihubungi/tidak aktif, sehingga keberadaan dan kondisi ketiganya sampai saat ini belum diketahui.
"Berdasarkan keterangan keluarga, waktu tempuh perjalanan laut dari Air Kasar menuju Pulau Gorom dalam kondisi normal diperkirakan sekitar empat jam. Dengan demikian, keterlambatan tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan ketiga orang dimaksud, terlebih sebelumnya perjalanan laut diketahui mengalami kendala akibat kondisi kabut tebal," ujarnya.
Kata Kapolsek, setelah menerima laporan tersebut langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Basarnas/Tim SAR, guna me-nindaklanjuti Informasi dan mengupayakan pencarian.(S-27)