AMBON, Siwaliamnews – Salah satu bentuk kepedulian yang dilakukan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) KabÂpaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yakni menggelar aksi solidaritas yang dilakukan pada Jumat (4/12), kepada para nakes yang terkonfirÂmasi Covid-19 melalui hasil swab test atau uji Polymerase Chain Reaction (PCR) tersebut.
Walaupun hanya dengan bermoÂdalkan sebuah mobil angkot, aksi solidaritas tersebut dilakukan deÂngan penuh antusias dan kesetiaÂkawanan pada beberapa titik lokasi karantina terpusat, khusus nakes dan nakes lainnya yang berada pada Puskesmas Lorulun, PuskesÂmas Saumlaki, Perumahan Dokter, serta RSUD P. P. Magretti Saumlaki.
Sekretaris PPNI KKT, Samuel Saiselar mengatakan, aksi solidaritas yang dilakukan semata-mata guna membantu para rekan nakes dan nakes lainnya yang benar-benar diÂnyatakan telah terkonfirmasi virus Covid-19 dan merupakan suatu aksi yang benar-benar murni dari sesama rekan seprofesi yang tidak berhubuÂngan dengan hal-hal yang bersifat protes maupun politik.
âKegiatan ini murni dari organiÂsasi untuk rasa kepedulian kami kepada rekan-rekan seprofesi yang terinfeksi Covid-19, dan bukan meÂrupakan satu bentuk protes atau semacamnya,â ungkap Sekretaris PPNI KKT, Samuel Saiselar.
Dirinya menjabarkan total keseÂluruhan nakes dan nakes lainnya di KKT yang terdampak, yakni pada Puskesmas Lorulun adalah sebaÂnyak 12 orang, Puskesmas Saumlaki sebanyak 26 orang, RSUD P. P. Magretti sebanyak 22 orang. DiÂantara keseluruhan data tersebut, ada yang berada pada karantina terÂpusat dan ada beberapa yang seÂmenÂtara melakukan karantina manÂdiri pada rumah masing-masing.
âBantuan yang kami berikan beriÂkan dalam aksi solidaritas ini adalah berupa air mineral bermerk Aqua, susu cap Beruang, vitamin C, dan roti atau snack. Jangan dilihat dari bantuan yang diberikan, namun rasa solider yang tulus bagi rekan-rekan dalam menghadapi situasi sulit ini,â ucap dirinya.
Ia menjelaskan, untuk sumber dana aksi solidaritas tersebut berasal dari kas organisasi PPNI KKT, sumÂbangan sukarela dari perawat lainÂnya, dan para donatur yang salah satunya adalah Kepala Bank Maluku dan Maluku Utara cabang Kota Saumlaki. Sedangkan untuk aksi penggalangan dana atau donasi, akan berlangsung hingga tanggal 20 Desember 2020 mendatang.
Mewakili Ketua PPNI KKT serta anggota maupun pengurus lainnya, dirinya juga meminta meminta masÂyarakat agar tidak serta-merta menilai kinerja tenaga medis dalam melaÂkukan pelayanan kesehatan pada masa pandemi ini, hanya semata-mata dengan tujuan untuk mendaÂpatkan uang atau dana, namun pelayanan yang dilakukan adalah benar-benar dengan tulus dan sepeÂnuh hati demi kecintaan terhadap Bumi Duan Lolat.
âKami berharap agar teman-teman nakes maupun nakes lainnya dapat bersabar menjalani proses pemuliÂhan maupun masa karantina dengan baik dan kiranya melalui sumbangan ini, menjadi kekuatan dan motivasi tersendiri bagi mereka. Kami juga meminta dukungan dari masyarakat maupun Pemda agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini,â pintanya.
Salah satu anggota PPNI, Devis Naranmase, yang turut serta dalam aksi dimaksud menambahkan, doÂnasi yang digalang PPNI KKT untuk aksi dimaksud, dapat disalurkan melalui rekening BRI, 0643-01-015135-53-9, atas nama PPNI KabuÂpaten Kepulauan Tanimbar atau dapat menghubungi kontak WhatsÂsap, +6281311398131 (Jimmy), +6281344130224 (Nela), dan +6282198362246 (Merfi).
Naranmase juga berharap, adanya perhatian khusus dari Pemerintah Daerah, DPRD, maupun dinas terkait terhadap kegiatan dimaksud agar kiranya ada kebijakan khusus bagi nakes dan nakes lainnya yang telah dinyatakan positif Covid-19 sehingÂga mereka juga dapat merasakan sentuhan langsung oleh pemda.
âTak lupa kami sampaikan terimaÂkasih kepada rekan-rekan perawat, Kepala Bank Maluku Malut, dan donatur lainnya yang turut peduli untuk membantu terlaksananya keÂgiatan solidaritas ini,â ucap NananÂmase.
Selain itu, salah satu nakes PusÂkesmas Saumlaki, Ebit Masela, mengucapkan rasa terimakasihnya mewakili rekan seprofesi yang menÂdapatkan bantuan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat TanimÂbar agar tidak panik dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh agar terhindar dari penularan virus corona.
âKami mengimbau juga kepada rekan-rekan seprofesi yang semenÂtara melakukan tugas pelayanan terhadap para pasien di masing-masing tempat tugasnya agar selalu bersabar dan senantiasa berdoa agar Tuhan selalu menyertai dalam melakukan pelayaÂnan kesehatan yang prima kepada masyarakat,â pintanya. (S-50)