AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon kini melakukan pembenahan sarana dan prasarana yang ada di balai kota. Salah satunya adalah kamar mandi dan toilet.
Pembenahan dilakukan secara bertahap di sejumlah gedung untuk memastikan fasilitas tersebut layak, bersih dan dapat digunakan masyarakat maupun aparatur.
Kabag Umum Sekretariat Kota Ambon, Josi Aulele, mengatakan terdapat tiga lokasi yang menjadi sasaran pembenahan sarana toilet di kompleks Balai Kota.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada area di belakang Unit Layanan Administrasi (ULA).
“Yang sementara dikerjakan ini di belakang ULA dulu, karena dampaknya besar. Di situ ada banyak orang yang beraktivitas dan menjadi ruang publik,” jelasnya di Balai Kota Ambon, Rabu (16/9)
Menurutnya, setelah pekerjaan fisik selesai, pembenahan akan dilanjutkan dengan pembersihan toilet sehingga fasilitas tersebut dapat langsung digunakan masyarakat yang datang mengurus keperluan di Kantor Walikota.
“Harapannya ketika masyarakat kota datang ke Kantor Walikota toiletnya sudah bisa dipakai dan dalam kondisi bersih,” ujarnya.
Setelah toilet di belakang ULA, pihaknya akan beralih melakukan pembenahan toilet di belakang bagian keuangan.
Lokasi tersebut dinilai penting karena pegawai dari bagian keuangan juga beraktivitas di kawasan tersebut.
“Orang keuangan biasa datang ke sini, sehingga saya berencana memperbaiki toilet di belakang keuangan,” katanya.
Ia menargetkan pembenahan sarana sanitasi tersebut dilakukan secara bertahap hingga seluruh lokasi yang telah direncanakan dapat diselesaikan.
Josi menyebut, jumlah toilet di kompleks Balai Kota Ambon cukup banyak dan tersebar di gedung A, B dan C.
Di gedung B terdapat lima toilet, masing-masing tiga di lantai bawah dan dua di lantai atas. Sementara gedung C memiliki dua toilet pada setiap lantai. Dengan lima lantai, terdapat total 10 toilet
Sedangkan di gedung A, toilet berada di beberapa bagian gedung dan melayani sejumlah lantai, termasuk area yang digunakan bagian keuangan.
“Pekerjaan toilet yang pertama sudah hampir selesai. Sekarang sudah mau tutup bak. Setelah tutup bak, kemudian kita tindak lanjuti dengan pembersihan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembenahan tersebut dilaksanakan berdasarkan rencana anggaran biaya yang telah disiapkan.
Pembenahan di tiga lokasi tersebut dapat dituntaskan secara bertahap dan seluruhnya selesai sebelum berakhirnya tahun anggaran.
“Saya berupaya agar akhir tahun anggaran, tiga lokasi ini sudah selesai,” tutupnya.(S-30)