AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku telah mengusulkan sebanyak 31 ribu tiket gratis untuk arus mudik natal dan tahun baru (Nataru).
Jumlah kuota yang diusulkan tersebut mengalami peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan kuota mudik Nataru pada Tahun 2025 kuota tiket mudik 10.600 kuota.
Kepala Dinas Perhubungan Maluku, Samuel Huwae menjelaskan, pengusulan kuota mudik gratis Natal dan Tahun Baru tahun 2026 telah dilakukan beberapa waktu lalu melalui surat gubernur kepada Kementerian Perhubungan.
“Surat usulannya sudah kita kirim ke Kemenhub dengan jumlah kuota yang kita usulkan mencapai 31 ribu,” ucap Huwae kepada wartawan di Kantor Gubernur, Selasa (22/9).
Usulan mudik gratis Nataru tersebut kata Huwae, akan dibahas Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat dan selanjutnya akan berlaku pada saat arus mudik Nataru yang jadwalnya akan ditetapkan Kemenhub.
Pemerintah Provinsi Maluku menurut Huwae, tentu berharap usulan tersebut diterima Kemenhub mengingat karakteristik wilayah Maluku yang merupakan kepulauan sehingga kebutuhan tiket gratis sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kita menunggu saja berapa kuota yang disetujui yang pasti program mudik Nataru gratis ini sangat penting bagi masyarakat karena itu kita tentu berharap usulan tersebut dapat disetujui dan diterima,” kata Huwae.
Lebih lanjut Huwae menegaskan program mudik gratis merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan publik, khususnya dalam menghadapi peningkatan kebutuhan transportasi menjelang hari raya keagamaan.
Huwae menegaskan usulan jumlah kuota tiket gratis tersebut tersebar merata di sebelas kabupaten dan kota dengan moda transportasi, mulai dari kapal Pelni hingga operator pelayanan lokal seperti Pelayaran Dharma Indah yang melayani masyarakat di pulau.
“Pak Gubernur tetap berkomitmen untuk untuk memastikan masyarakat dapat merayakan setiap hari besar keagamaan bersama keluarga dengan aman, tertib dan lancar,” tandasnya.(S-20)