PEMERINTAH Kabupaten MalÂteng mengagas kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Gagasan kerja sama kedua pihak dengan tujuan meningkatkan keamaÂnan siber itu sahkan secara resmi melalui penandatangan perjanjian kerja sama atau penandatanganan Nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di desa Boyongsari, Depok Jawa Barat, Rabu (17/5).
Penandatangan MoU itu bertuÂjuan meningkatkan keamanan dan siber di daerah itu dilakukan resmi oleh Penjabat Bupati Malteng, MuÂhamat Marasabessy bersama sekreÂtaris utama BSSN, Yb Susilo WiboÂwo di Aula Badan Siber dan Sandi Negara, Depok Jawa barat.
Turut hadir juga Bupati Rokan Hulu Sukirman, Penjabat Walikota Tebing Tinggi M. Dimiyathi, SekreÂtaris Daerah, Asisten dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se-kabupaten/kota yang hadir.
Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara Yb. Susilo Wibowo dalam sambutannya mengatakan, semakin tinggi tingkat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, akan berbanding lurus dengan tingÂkat risiko dan ancaman keamananÂnya, sehingga dibutuhkan keamanan siber yang merupakan upaya adaptif dan inovatif untuk melindungi seluÂruh lapisan di ruang siber, termasuk aset informasi yang ada di dalamnya dari ancaman dan serangan siber.
âDibentuknya BSSN merupakan salah satu bentuk keseriusan pemeÂrintah dalam menjamin keamanan siber nasional. BSSN berupaya mewujudkan hal tersebut dengan terus meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam bidang teknologi keÂamanan siber, serta melalui kolaboÂrasi dan sinergi dengan seluruh peÂmangku kepentingan termasuk pemerintah daerah guna melindungi keutuhan dan kedaulatan negara dari segala bentuk ancaman di ruang siÂber nasional,â ungkapnya dalam riÂlis dinas Kominfo Malteng yang diÂteÂrima Redaksi harian Siwalima, Rabu (17/5).
Sementara itu, Penjabat Bupati Maluku Tengah Muhamat MarasaÂbessy mengatakan, penandatangan kerja sama ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak berkomitmen untuk bekerja sama dalam melinÂdungi kepentingan keamanan siber dan informasi sensitif yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
âKerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara mencerminkan kesan tentang tingkat profesionaÂlitas dan keahlian yang tinggi dalam mengatasi tantangan keamanan siber. Penandatanganan kerjasama ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah serius dalam menghadapi ancaman siber dan telah memilih mitra yang kompeten untuk memÂbantu melindungi sistem dan data mereka,â kata Marasabessy.
Kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara menandakan bahÂwa pemerintah daerah memiliki foÂkus yang kuat pada penerapan tekÂnologi canggih dan praktik terbaru dalam bidang keamanan siber
Seiring dengan kesan yang dihaÂdirÂkan, terdapat pula pesan penting yang ingin kami sampaikan. Melalui penandatanganan kerjasama ini, pemerintah daerah memberikan pesan yang jelas tentang pentingÂnya keamanan siber dalam dunia digital yang semakin kompleks. Kami menyadari bahwa perlindungan terÂhadap data sensitif, infrastruktur tekÂnologi, dan sistem pelayanan publik adalah prioritas utama. KerÂjasama ini juga menegaskan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan lembaga pemerintah adalah kunci dalam menghadapi ancaman keÂamanan siber,â ujarnya.
Pihaknya juga menyampaikan pesan tentang perlunya inisiatif proaktif dalam menghadapi ancaman keamanan siber.
Pemerintah daerah, lanjut MaraÂsabessy, telah memberikan contoh yang luar biasa dengan tidak hanya menunggu serangan terjadi, tetapi juga berusaha untuk mengantisipasi dan melindungi diri dari serangan potensial. âIni adalah sikap yang patut diÂcontoh oleh semua pihak untuk menÂjaga keamanan siber secara efektif,â tandasnya.
Pemerintah daerah mengakui perlunya meningkatkan pemahaman tentang ancaman siber dan meliÂbatkan masyarakat dalam upaya meÂlindungi sistem dan data yang senÂsitif. Dalam hal ini, pihaknya menyampaikan apresiasi kami atas langkah yang diambil untuk memÂberdayakan dan memberikan inforÂmasi kepada masyarakat terkait ancaman keamanan siber.
âIni merupakan sejarah baru untuk kami dalam menjalankan pemerinÂtahan yang lebih baik, terintegrasi dan akuntabel melalui pelaksanaan sistem Pemerintahan Berbasis ElekÂtronik dan Pelaksanaan Persandian untuk pengamanan Informasi di pemerintah daerah,âUrainya.
Ketua IKAPATTI ini menjelaskan, wilayah Kabupaten Maluku Tengah merupakan daerah kepulauan yang jarak tempuh sangat memakan waktu dan memakan biaya, karenanya tranÂformasi digital sangat diharapkan dan dibutuhkan untuk menjangkau serta mempercepat dan memperÂsingkat kegiatan pelayanan pemeÂrintah untuk masyarakat, terutama pelayanan publik.
Dengan penuh apresiasi, pemeÂrinÂtah daerah Kabupaten Maluku Tengah ingin mengucapkan terima kasih kepada Badan Siber dan Sandi Negara atas kesepakatan ini yang memperkuat kerjasama di bidang keamanan siber. âKami berharap kerjasama ini akan memberikan manÂfaat yang luar biasa bagi pemerintah daerah, masyarakat dan negara secara keseluruhan. Bersama-sama, mari kita jaga dan tingkatkan keÂamanan siber untuk mencapai masa depan yang aman dan berkelanÂjutan,â ungkap Marasabessy. (S-17)