Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terus memberikan perhatian serius terhadap sejumlah isu strategis di sektor kesehatan.
Sejumlah permasalahan prioritas yang menjadi fokus pemerintah saat ini antara lain penanganan stunting, pemeriksaan kesehatan gratis, pemerataan tenaga kesehatan.
Selain itu perluasan cakupan imunisasi, peningkatan sarana dan prasarana Puskesmas, serta penanganan masalah kesehatan di Pulau Rhun Kecamatan Banda Naira.
Menyikapi kompleksitas tantangan tersebut, Wakil Bupati, Mario Lawalata, mengambil langkah konkret dengan menggelar audiensi dan rapat koordinasi bersama Kepala Dinas dan sejumlah pihak.
Rakor Strategis itu digelar di ruang kerjanya di Kantor Bupati Malteng di Masohi, Rabu (16/4).
âPelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas adalah hak dasar masyarakat. Kita tidak boleh membiarkan ada wilayah yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan. Karena itu, saya minta semua jajaran bekerja cepat dan responsif,â pinta Lawalata.
Dikesempatan itu, Kadis Kesehatan Malteng M. Djali Talaohu, menyampaikan pihaknya siap menjalankan arahan pimpinan daerah dan segera menindaklanjuti hasil koordinasi ini dengan langkah-langkah teknis di lapangan.
âKami akan mempercepat pendataan kebutuhan di wilayah terpencil, termasuk Pulau Rhun, serta memastikan program-program seperti imunisasi dan penanggulangan stunting berjalan optimal,â ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Zahlul Iksan, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab persoalan kesehatan.
âMasalah kesehatan bukan haÂnya tanggung jawab dinas teknis. Butuh kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah desa hingga tenaga medis di lapangan,â katanya.
Rapat tersebut menjadi wadah unÂtuk mengidentifikasi akar perÂmasalahan, menggali masukan dari para pemangku kepentingan, serta merumuskan solusi yang tepat guna mempercepat perbaiÂkan layanan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten. (S-17)