DOBO, Siwalima.id - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel mengingatkan kepada para guru PPPK Paruh Waktu tidak lari tugas, apalagi yang menempati wilayah terpencil.
“Jangan ada lagi pegawai yang mangkir setelah dilantik, terutama guru yang bertugas di kampung-kampung,” kata Kaidel saat melantik 239 PPPK Paruh Waktu di Kantor BKAD, Selasa (29/9).
Menurutnya, seorang ASN tidak hanya sekedar mencari nafkah, tetapi dituntut memahami dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan ketekunan, keuletan, integritas dan disiplin tinggi, sejalan dengan visi Pemkab Aru.
Dalam kesempatan itu, kaidel secara blak-blakan menyoroti rendahnya disiplin guru.
“Berdasarkan kunjungannya ke kampung-kampung, guru ASN justru paling sering tidak berada di tempat tugas,” katanya.
Dari pengalaman melakukan sidak ke lapangan, lanjutnya yang paling rajin masuk kerja adalah guru-guru non-ASN.
Untuk itu ia mengucapkan terima kasih kepada mereka karena paling banyak ditemui di lapangan, tapi guru-guru ASN ini 90 persen tidak ada di lapangan.
“Hari ini kita bentuk tim untuk bagaimana disiplin ini bisa ditegakkan,” janjinya.
Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, Kaidel mengeluarkan lima instruksi tegas kepada seluruh PPPK yang bertugas di kecamatan dan desa harus segera kembali ke tempat tugas.
“Jangan ada lagi yang bertahan di Kota Dobo. Penegakan disiplin akan segera dilakukan,” ingatnya.
Selain itu ia meminta agar PPPK dapat meningkatkan kompetensi dan bekerja maksimal sesuai tupoksi untuk melayani masyarakat.
Jaga kode etik ASN. Tidak mengkonsumsi alkohol, narkoba, tidak terlibat praktik asusila, seks bebas, perjudian serta hindari KKN.
Hilangkan paham politik praktis dan sentimen yang memecah belah persatuan. Daerah dan pemerintahan ini adalah milik kita bersama.
Selain itu ia meminta agar PPPK membiasakan pola hidup bersih dan sehat di kantor dan lingkungan masing-masing.
“Jabatan dan kepercayaan yang telah diamanatkan harus dibarengi dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus demi kemajuan daerah tercinta. Semoga Tuhan memberkati kita sekalian,” tutupnya.(S-11)