SIWALIMA.id > Berita
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Senin, 2 November 2026 pukul 14:33 WIT
Ambon dan Ponorogo Jajaki Kerja Sama Sister City

PEMERINTAH Kota Ambon dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menjajaki kerja sama antar daerah melalui program kota kembar atau sister city.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat hubungan budaya, mengembangkan potensi pariwisata, hingga membuka peluang perdaga­ngan antara kedua daerah.

Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan Walikota Ambon Bode­win Wattimena dengan Pelaksana Tu­gas (Plt) Bupati Ponorogo Lisd­yarita di Balai Kota Ambon, Jumat (30/10).

Dalam pertemuan itu, Walikota didampingi Sekretaris Daerah Kota Ambon Robert Sapulette, sejumlah pimpinan organisasi perangkat dae­rah (OPD), serta Direktur Ambon Music Office (AMO) yang juga Focal Point Ambon UNESCO City of Music, Ronny Loppies.

Sementara Lisdyarita hadir ber­sama Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Kunjungan tersebut sekaligus untuk menghadiri World Music Concert dalam rangkaian Amboina International Music Festival (AIMF) 2026 yang berlangsung pada 30-31 Oktober 2026. 

Lisdyarita diundang langsung oleh Bodewin untuk menghadiri agenda tahunan berskala interna­sional tersebut.

Festival yang menjadi salah satu agenda unggulan Kota Ambon itu menghadirkan pertunjukan musik, seni, dan budaya dari berbagai dae­rah di Indonesia maupun sejumlah negara.

Menariknya, pertunjukan Reog Ponorogo yang dibawakan komu­nitas warga asal Ponorogo dan Treng­galek yang menetap di Ambon turut memeriahkan perhelatan tersebut.

Pertemuan kedua kepala daerah ini juga mengungkap sejumlah kesa­maan potensi strategis antara Ambon dan Ponorogo.

Kedua daerah sama-sama memiliki festival unggulan yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 hasil kurasi Kementerian Pari­wisata.

Ponorogo memiliki Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP), sementara Ambon mengandalkan Amboina International Music Festival (AIMF).

Selain itu, kedua daerah juga menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) atau Jejaring Kota Kreatif UNESCO.

Kesamaan tersebut dinilai menjadi peluang untuk membangun kola­borasi dalam pengembangan seni dan budaya, sekaligus memperluas promosi potensi daerah.

Melalui penjajakan kerja sama sister city, Ambon dan Ponorogo diha­rapkan dapat saling bertukar penga­la­man, memperkuat jejaring antar­komunitas kreatif, serta mendorong sektor budaya dan perdagangan menjadi bagian dari penggerak eko­nomi kedua daerah.(S-30)

BERITA TERKAIT