AMBON, Siwalimanews – Dipastikan tahun ini, sebanyak 3 ribu rumah subsidi Kementerian PeÂrumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan dibangun di Maluku.
Kepastian pembangunan ribuan rumah ini, ditandai deÂngan penanÂdaÂtanganan nota keseÂpahaman atau MoU, antara Gubernur Mauku Hendrik LeÂwerissa dengan Menteri PKP Maruarar Sirait dan Kepala BPS Amalia AdiÂninggar Widyasanti.
Dengan penandatanganan MoU ini, maka upaya gubernur untuk memÂperbaiki taraf hidup masyarakat khususnya di bidang perumahan, bakal terealisasi.
Penandatanganan yang berÂlangsung di Wisma Mandiri II Kementerian PKP Jakarta, Selasa (16/9) malam itu berkaitan dengan penyediaan dan pemutakhiran data/informasi penyelenggaraan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan ASN Pemerintah Provinsi Maluku.
Gubernur menyambut baik peÂnandatanganan MoU bersama KeÂmenterian PKP dan Badan Pusat Statistik tersebut, sebagai langkah awal dalam merealisasikan rumah layak huni bagi masyarakat.
Gubernur mengaku, awalnya Maluku hanya dijatahi 2.000 rumah subsidi oleh Kementerian PKP, naÂmun setelah dilakukan komuniÂkasi, maka mengalami penambaÂhan menjadi 3.000 rumah.
âKita akan membagi rata kuota rumah subsidi ini di 11 kabupaten/kota tapi mungkin untuk Maluku Tengah ada lebih sedikit, karena jumlah penduduknya banyak,â ujar gubernur.
Dari sisi data penerima manfaat rumah subsidi, kata gubernur, pihaknya bersama BPS akan menyiapkan data yang akurat guna memastikan 3.000 rumah subsidi ini diterima masyarakat yang benar-benar berhak menerima manfaat.
Bahkan untuk memastikan ruÂmah subsidi tepat sasaran, guberÂnur mengaku, akan melakukan moniÂtoring secara berkala, guna mengecek langsung kebenaran data penerima manfaat program rumah subsidi.
âData penerima manfaat harus benar-benar orang yang membuÂtuhÂkannya, artinya harus objektif makanya, saya akan monitor dan Kadis PKP jadi taruhannya jika tidak tepat sasaran. Ini penting agar masyarakat yang menerima meÂmang benar-benar berhak menÂdapatkan bantuan swadaya,â tegas gubernur.
Komitmen gubernur untuk meÂrealisasikan 3.000 rumah subsidi di tahun ini, mendapat dukungan penuh Menteri PKP Maruarar Sirait.
âKami mengapresiasi pak gubernur yang berkomitmen untuk merealisasikan 3.000 rumah subsidi ini bahkan memboyong semua kepala daerah untuk hadir bersama-sama menandatangani MoU ini,â ujar Maruarar.
Maruarar berharap, semakin banyak masyarakat dan ASN yang akan tinggal di rumah layak huni guna mengurangi beban berat kepemilikan hunian di daerah kepulauan yang selama ini penuh tantangan. (S-20)