SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Kamis, 17 September 2026 pukul 12:55 WIT
Petani Binaan Polda Sukses Kembangkan Uwi Ungu

AMBON, Siwalima.id - Kelompok Tani Sumber Rejeki di Dusun Kamiri, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon yang merupakan binaan Polda Maluku sukses budidayakan Uwi Ungu.

Panen Uwi Ungu berlangsung Selasa (15/9) dipimpin Karo SDM Polda Maluku, Kombes Dicky Irawan Kesuma bersama Wakapol­resta Ambon, AKBP Nur Rahman.

Rilis Humas Polda Maluku yang diterima Rabu (16/9) menyebutkan, panen tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan Polri.

Program ini sekaligus upaya mendorong pengembangan pangan lokal untuk mendukung swasem­bada pangan nasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan program ketahanan pangan tidak berhenti pada tahap penanaman, tetapi telah mengha­silkan komoditas yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Ini menunjukkan lahan yang dikelola secara produktif, dengan pendampingan dan keterlibatan masyarakat, dapat menghasilkan pangan yang mendukung ketahanan pangan,” kata Dicky.

Ia mengaku pengembangan Uwi Ungu memiliki arti penting bagi Maluku yang memiliki beragam potensi pangan lokal.

Potensi tersebut, katanya, perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara kepolisian, kelompok tani dan masyarakat.

“Potensi pangan lokal di Maluku sangat besar. Karena itu, kami mendo­rong masyarakat untuk terus meman­faatkan lahan yang tersedia dan me­ngembangkan komoditas yang sesuai dengan potensi wila­yah, pintanya.

Polri juga akan terus mendukung melalui pendampingan dan kola­borasi bersama masyarakat.

Program Uwi Ungu merupakan bagian dari gerakan ketahanan pangan Polri yang dikembangkan di berbagai daerah dengan meman­faatkan lahan kosong maupun lahan produktif bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut mencakup pe­nyediaan bibit, penanaman, peme­liharaan, pendampingan hingga panen. Program itu juga diarahkan untuk mendorong diversifikasi pa­ngan sekaligus meningkatkan peman­fa­atan komoditas pangan lokal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi mengatakan, panen Uwi Ungu menunjukkan program keta­hanan pangan dapat dijalankan melalui kemitraan langsung antara Polri dan masyarakat.

“Yang penting dari program ini adalah keberlanjutannya. Kita ingin masyarakat melihat bahwa lahan yang ada dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan produktif,” ujarnya.

Rositah menilai pengembangan pangan lokal relevan bagi Maluku sebagai wilayah kepulauan dengan karakteristik pertanian dan sumber daya pangan yang beragam. “Keta­hanan pangan nasional dibangun dari daerah. Karena itu, setiap potensi pangan lokal yang dapat dikembang­kan memiliki nilai strategis,” jelasnya.

Untuk itu ia mengajak masyarakat terus mengoptimalkan lahan pro­duktif dan memperkuat kolaborasi agar pangan lokal semakin berkem­bang,” katanya.(S-25)

BERITA TERKAIT