SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Kamis, 11 September 2025 pukul 15:49 WIT
Pasar Murah Polda Maluku Diserbu Warga

AMBON, Siwalimanews – Pasar murah yang diselenggarakan Polda Maluku diserbu masyarakat Kota Ambon untuk mendapatkan barang kebutuhan dengan harga murah.

Kegiatan ini juga melibatkan Perum Bulog Maluku Maluku Utara serta distributor PT. Rajawali Nusin­do Indonesia di kawasan Pantai Mar­dika, Rabu (11/9) menjual sejum­lah bahan kebutuhan masyarakat dengan harga murah.

Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni meninjau langsung kegia­tan itu mengaku kegiatan ini digagas Direktorat Binmas.

“Gerakan pangan murah menye­diakan kebutuhan pokok dengan harga dibawah pasaran,” terang Wakapolda.

Ia merincikan beras kemasan seharga Rp 60.000/5kg, Gula pasir Rp17.500/kg, bawang merah Rp36. 000/kg, bawang putih Rp26.000/kg, telur ayam ras Rp50.000/rak, minyak goreng Rp15.000/liter

Wakapolda mengaku pasar murah yang diegar ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Sejumlah komoditas seperti telur ayam, minyak goreng, bawang me­rah dan bawang putih, habis terjual dalam waktu singkat. Sementara itu, beras dan gula masih tersedia hi­ngga kegiatan berakhir,” terangnya.

Untuk itu ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam kegiatan gerakan pangan murah

Ia berharap program ini dapat terus digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah, sehingga manfa­atnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Diketahui, selain Wakapolda, se­jumlah pejabat utama Polda Maluku hadir dalam kegiatan ini, termasuk Direktur Reserse Narkoba, Kabid­kum, Kabid TIK, dan Kabidkeu. Perwakilan Bulog serta Rajawali Nusindo juga ikut mendampingi.

Salurkan 5 Ton Beras

Sebelumnya Polda Maluku meng­gelar pasar murah di Kota Ambon dengan menyalurkan beras SPHP sebanyak 3 ton ukuran 5 kg seharga Rp 34.800.000.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi menga­takan, pasar murah yang melibatkan Perum Bulog Provinsi Maluku ini bertujuan untuk membantu masya­rakat.

“Direktorat Binmas Polda Maluku menerima beras jenis SPHP seba­nyak 3 Ton dari Pihak Perum Bulog Provinsi Maluku,” kata Rositah dalam rilisnya, rabu (12/8).

Ia menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan di lima titik di kota Ambon yakni Pantai Losari, depan MCM, lapangan bola Galunggung, depan Polsek Baguala dan lapangan Lapiaso, Desa Waiheru.

“Hasil dari gerakan pasar murah erjual habis 3 ton beras dengan harga kemasan 5 kg Rp62.500 atau per kg Rp12.500,” jelasnya.

“Kegiatan pasar murah ini meru­pakan program Polri yang bekerja sama dengan instansi terkait mem­bantu masyarakat,” jelasnya.

Harga Beras Tetap Tinggi

Sementara itu, harga beras di sejumlah wilayah di Maluku melam­bung tinggi. Di Kota Ambon harga beras bulog mencapai Rp 17.000, di Kota Saumlaki dan Kota Tiakur di angka Rp 20.000.

Guna mengatasi kenaikan harga, Bulog Wilayah Maluku dan Maluku Utara menyalurkan sebanyak 501 ton beras pada program gerakan pangan murah nasional yang diselenggara­kan serentak diseluruh Indonesia, Sabtu (30/8).

Kepala Perum Bulog Kanwil Maluku dan Malut, Mara Kamin Siregar mengungkapkan penyaluran akan dilakukan di 237 kecamatan di Maluku dan Malut.

Hari ini berlangsung di 48 keca­ma­tan yakni di Maluku 28 kecamatan dan Maluku Utara 20 kecamatan. Total kuota 501 ton,” ujarnya kepa­da warta­wan saat GPM yang berlang­sung di Kebun Cengkeh, Sabtu (30/8).

Untuk lima kecamatan di Kota Ambon sendiri Bulog menyalurkan beras sebanyak 8 ton. Terkait de­ngan harga, ia mengaku pada dijual dengan harga 12 ribu/kg dari HET Rp.13.500/kg. Sementara gula pasir dijual Rp.18.000/kg dan minyak goreng dijual Rp.18.000/liter.

“Selain gerakan pangan murah, kita juga bekerjasama dengan TNI, Polri dinas ketahanan pangan me­lalui kios pangan. Diharapkan harga beras yang belakangan mengalami fluktuasi dapat kita tekan,” tegas­nya. (S-25)

BERITA TERKAIT