AMBON, Siwalimanews – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan PerlinduÂngÂan Anak (PPPA), Yohana Yambise mengatakan, peÂrempuan juga punya andil dalam pembangunan Indonesia. Olehnya itu keberÂadaÂan kaum perempuan penting dalam mengisi pemÂÂbangunan.
Sesuai dengan Sustainable Developmen Gols (SDGs) yang memiliki 17 tujuan dan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agende pemÂbangunan untuk kemaslaÂhatan manusia di planet ini. Maka perempuan haÂrus mengambil peran itu.
âKedepan bukan laki-laki yang mendominasi semua posisi strategis tetapi perempuan sudah harus mengambil bagian dalam posisi tersebut,â tegas Yohana pada acara tatap muka menteri dalam rangka kunjungan kerja ke KKT yang bertempat di gedung kesenian Saumlaki, Selasa (27/8).
Menurutnya, hasil konferensi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) juga telah menghasilkan kesepakatan untuk melindungi hak-hak perempuan dan menghapus kekerasan dalam rumah tangga.
âSekarang ini semua negara berlomba-lombah untuk menjaga perempuan-perempuan di negara mereka termasuk di Indonesia dan sudah menjadi tugas kami dari kementerian PPPAÂ menjaga perempuan Indonesia dan salah satu kunjungan kerja kita ke sini untuk memastikan perempuan itu masih mengalami KDRT atau tidak,â tegasnya.
Dirinya mengaku kalau dimasyarakat Tanimbar masih banyak perempuan yang mengalami yang namanya kekerasan fisik. Karena kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih sangat tinggi dimana perempuan masih mengalami kekerasan fisik.
âKekerasan fisik itu baku pukul, tangan harus jalan dan perempuan yang selalu menjadi korban,â jelasnya.
Untuk itu dirinya berharap kedepan tidak ada lagi kekerasan yang dialami oleh perempuan-perempuan hebat seperti yang ada di Tanimbar. âJadi perempuan seharusnya mengambil peran dalam pembangunan sehingga ada kesetaraan gender dengan laki-laki demi kemaslahatan banyak orang dan tidak ada lagi kekerasan bagi perempuan,â tandasnya.
Sementara itu Bupati KKT, Petrus Fatlolon mengaku kalau daerah yang dipimpinnya
kita di kunjunggi oleh wanita hebat yakni menteri PPPA, ibu gubernur dan juga ibu ketua PKK Maluku.
âKami Masyarakat Tanimbar menyambut dengan gembira kedatangan ibu disini, kata Fatlolon.
Menurutnya penduduk KKT untuk perempuan berjumlah 62.752 orang atau 49 persen dari jumlah penduduk kabupaten. Pegawai di kabupaten KKT sebanyak sebanyak 4000 orang dan perempuan sebanyak 2.004 orang atau (56 persen) dari seluruh pegawai laki-laki. (S-39)