AMBON, Siwalimanews â DPRD Maluku Tengah minta agar proses pemilihan Kepala Pemerintahan Negeri Tuhaha di Kecamatan Saparua Timur, harus berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Pasalnya, saat ini tahapan pemilihan telah memasuki fase penetapan daftar pemilih tetap atau DPT, namun mengalami penundaan akibat persoalan teknis.
“Kami berharap, panitia pemilihan segera bergerak cepat untuk melanjutkan tahapan ini, karena sudah terlalu lama Negeri Tuhaha tidak memiliki kepala pemerintahan definitif,” tulis anggota DPRD Malteng Frans Anthon Loupatty dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Kamis (20/3).
Ia mengaku, kekosongan kepemimpinan di Negeri Tuhaha, terjadi sejak adanya moratorium pemilihan kepala pemerintahan oleh Kementerian Dalam Negeri menjelang pilkada pada November 2024 lalu.
Kini, setelah pemilihan kepala daerah selesai, panitia harus bekerja lebih cepat serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan agar proses ini segera tuntas. Ia juga menyoroti adanya isu kelompok kepentingan yang berupaya menjatuhkan salah satu kandidat dalam pemilihan ini.
âTidak boleh ada intervensi yang mencederai demokrasi. Biarkan proses berjalan secara natural. Tidak perlu ada upaya menjatuhkan salah satu calon dengan cara-cara yang tidak elok,” tegas Loupatty.
Menurutnya, sejak awal, pemilihan sempat diwarnai benturan antarkelompok, namun telah dimediasi oleh pemerintah daerah dan disepakati untuk tetap dilanjutkan. Saat ini, ada dua kandidat yang maju dalam pemilihan, yakni Yance Sasabone dari mata rumah perintah Sasabone dan Berti Louhenapessy dari mata rumah Tanalepy.
Loupatty menyayangkan adanya pihak luar yang berupaya menghambat proses ini dengan menyebarkan tuduhan dan opini negatif terhadap salah satu kandidat. Ia menegaskan, selama belum ada keputusan hukum dari lembaga berwenang, tidak ada alasan untuk menunda atau menghentikan pemilihan.
“Jika ada tuduhan korupsi, maka biarlah institusi negara yang berwenang menindaklanjuti. Jangan membangun opini aneh-aneh yang bisa mengganggu jalannya pemilihan,” tegas Loupatty.
Loupatty berharap, masyarakat Negeri Tuhaha dapat menjalani pemilihan dengan tenang dan penuh komitmen, agar negeri tersebut segera memiliki pemimpin definitif yang bisa membawa kemajuan bagi warganya.(S-25)