BUPATI Seram Bagian Timur Abdul Mukti Keliobas resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 13 aparatur sipil negara pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab SBT, dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bula, Kamis (22/8).
Pelantikan dan sumpah jabatan tersebut berdasarkan keputusan bupati Seram Bagian Timur dengan Nomor :800/407/BKPSDM/2024 tahun 2024.
Pejabat Tinggi Pratama yang diÂlantik yakni, Abu Saleh Salampessy sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebeÂlumnya Sekertaris pada Dinas PeÂkerjaan Umum dan Penataan Ruang; Ridwan Mony sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak, sebelumnya sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintah Sekertariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur; Muhammad Bahrum WeulaÂtafela sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sebelumnya Sekertaris pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah; Husein Mony sebagai KeÂpala Dinas Ketahanan Pangan sebeÂlumnya sebagai Sekertaris Badan Dinas Ketahanan Pangan; MuhamÂmad Basyar Rumalean sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan sebelumnya sebagai Sekertaris Dinas PTSP; Ahmad Yasrah Mahatir OEI sebagai SekerÂtaris DPRDÂ sebelumnya sebagai KeÂpala Bagian Keuangan pada SekerÂtariat DPRD; Mahdi Marasabessy sebagai Kepala DKP sebelumnya menjabat Sekertaris pada Dinas Perikanan Kabupaten Seram Bagian Timur. Jabatan Baru Kapala Dinas Perikanan Kabupaten Seram Bagian Timur.
Kemudian Muhammad Lutfi RuÂmata sebagai Kepala Dinas KopeÂrasi, UKM, Perindustrian dan PerdaÂgangan sebelumnya Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan PeremÂpuan dan Perlindungan Anak; Ambo Ismail Taufik Wokanubun sebagai Asisten I Tata Praja Pada Sekertariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur sebelumnya Sekertaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; MohÂtar Rumadan sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan TransmiÂgrasi sebelumnya Kepala Bagian Hukum pada Sekertariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur; Afiudin RuÂmakway sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan PemukiÂman sebelumnya Sekertaris Dinas Perumahan dan Kawasan PemukiÂman; Bakri Mony sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah sebelumnya Sekertaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah; dan Mega Rodya R Wattimena sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup sebelumnya Sekertaris Dinas Pariwisata.
Dalam sambutan bupati mengataÂkan, pelantikan ini upaya pemerinÂtah memastikan tata kelola adalah bagian dari daerah untuk memerinÂtahkan yang efektif dan efisien serta untuk memperkuat demokrasi yang profesional berintegritas, dan berÂorientasi pada pelayanan publik.
âPenempatan pejabat pimpinan tinggi pratama yang kita lakukan hari ini adalah hasil dari proses seleksi yang transparan dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan perunÂdang-undangan,â ujarnya.
Dirinya berharap, para pejabat yang baru saja dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, cari bekerja dengan penuh semangat serta dedikasi. Tugas yang diemban bukanlah tuÂgas yang ringan. Setiap keputusan dan kebijakan yang diambil harus berotasi pada kepentingan masyaraÂkat dan pembangunan daerah.
Dalam menjalankan tugas ini, saya menekankan pentingnya integritas, komitmen, serta loyalitas terhadap jabatan dan tanggung jawab yang telah diamanatkan serta loyalitas terhadap jabatan dan tanggung jaÂwab yang telah diamanatkan. Bekerja dengan penuh dedikasi, inovasi, dan kreativitas untuk memÂbawa Kabupaten Seram Bagian TiÂmur menjadi lebih baik kedepannya.
âSaya juga ingin mengingatkan bahwa jabatan yang diemban buÂkanlah suatu penghargaan, melainÂkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Selalu jaga profesionalisme, serta menciptakan suasana kerja yang kondusif dan harmonis di lingÂkungan masing-masing. Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama,â tandas bupati.
Mengakhiri sambutan, bupati mengÂucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik.
âSemoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik, dan kita semua dapat bekerja sama untuk memÂbangun Kabupaten Seram BaÂgian Timur yang lebih maju seÂjahtera dan bermartabat,â pungkasnya. (S-27)