MASOHI, Siwalima.id - Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir mendorong perayaan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Negeri Hitu Lama, Kecamatan Leihitu menjadi event daerah.
Hal ini disampaikan Zulkarnain dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut yang dihadiri Anggota DPD, Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Husainy Banten, Habib Ali Alwi bin Thohir Al Husainy serta Al Habib Bagir bin Ali bin Thohir.
Zulkarnain mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan dan kerinduan kepada Rasulullah SAW.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW perlu terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Di balik peringatan Maulid, ada cinta dan kerinduan kepada Nabi Muhammad SAW yang menyatukan hati serta komitmen untuk meneguhkan keteladanannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Negeri Hitu Lama yang terus menjaga pelaksanaan maulid sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan kekayaan budaya masyarakat di Jazirah Leihitu.
Berbagai kegiatan keagamaan maupun budaya ini lanjutnya memiliki nilai sejarah dan tradisi, serta mampu menarik perhatian masyarakat, memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bagian dari agenda event daerah. “Tradisi seperti ini perlu terus dirawat, didokumentasikan dan dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi warisan masyarakat, tetapi juga dapat diperkenalkan lebih luas,” katanya.
Menurutnya, pengembangan event berbasis tradisi lokal menjadi salah satu upaya menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Selain itu, langkah tersebut dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan kekayaan budaya Maluku Tengah kepada masyarakat di luar daerah.(S-17)