SIWALIMA.id > Berita
Online | Senin, 14 September 2026 pukul 21:12 WIT
Warga Tanimbar Dihimbau Waspadai Potensi Karhutla

SAUMLAKI, Siwalima.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanimbar, mengeluarkan pemberitahuan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Untuk itu, masyarakat dihimbau agar meningkatkan kewaspadaan, menyusul kondisi lingkungan yang cenderung kering dan berpotensi memicu terjadinya kebakaran, sehingga warga diminta agar tidak melakukan aktivitas pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat Tanimbar untuk tetap waspada dan tidak membakar hutan maupun lahan. Karhutla dapat terjadi kapan saja, terutama pada musim kemarau,” ucap Kepala BPBD Tanimbar, Ambrosius Sabono kepada Siwalima.id di Saumlaki, Senin (14/9).

Menurut Sabono, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan, karena kebakaran yang awalnya berskala kecil dapat dengan cepat meluas apabila kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

BPBD Tanimbar dalam pemberitahuannya, menggunakan sejumlah indikator untuk memantau potensi bahaya Karhutla. 

“Indikator tersebut meliputi Fine Fuel Moisture Code (FFMC), Duff Moisture Code (DMC), Initial Spread Index (ISI) dan Fire Weather Index (FWI),” papar Sabono.

Menurutnya, pemberitahuan BPBD tertanggal 13 September pukul 10.00 WIT tersebut, menjadi salah satu referensi dalam melihat tingkat kekeringan bahan bakar, kemudahan penyebaran api serta potensi intensitas kebakaran.

Pencegahan, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk masyarakat.

“Masyarakat harus ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Pencegahan jauh lebih penting, sebelum api membesar dan sulit dikendalikan,” tandas Sabono.

Ia juga mengingatkan warga, agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api di kawasan yang kondisi vegetasinya kering.

“Jangan membakar lahan sembarangan dan jangan membuang puntung rokok di tempat yang kering, karena hal-hal kecil seperti itu dapat menjadi pemicu kebakaran,” ujar Sabono.

Selain itu kata Sabono, masyarakat diminta terus memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

BPBD juga mengajak masyarakat segera melaporkan, apabila menemukan asap maupun titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas.

“Kalau masyarakat melihat ada asap atau titik api, segera laporkan kepada pihak berwenang. Jangan menunggu sampai api membesar,” pinta Sabono.

Untuk informasi dan pelaporan terkait potensi Karhutla lanjut Sabono, masyarakat dapat menghubungi BPBD Tanimbar melalui Nomor 0812-4771-3303, 0823-9893-7189, atau 0853-8659-1440.

Pihaknya juga menegaskan, pemberitahuan potensi Karhutla tersebut, merupakan bagian dari upaya mitigasi dan kewaspadaan dini. Perkembangan cuaca serta kondisi lingkungan tetap perlu dipantau secara berkala.

“Kami berharap masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla di Tanimbar,” harap Sabono.(S-26)

BERITA TERKAIT